Berita Utama

DBD MENINGKAT BUPATI SIKKA NYATAKAN PERANG TERHADAP NYAMUK

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

 

MAUMERE,METROTIMOR.com–Penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sikka mulai mengkhawatirkan.

Awal tahun 2020 ini saja, sudah ada 567 penderita 4 diantaranya meninggal dunia. Dari data yang diperoleh media ini per 12 Februari 2020, kasus DBD tertinggi terjadi di Kecamatan Magepanda dengan 136 orang, diikuti Kecamatan Alok, Nita, Alok Barat, Alok Timur dan Talibura.
Terhadap persoalan ini Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo (Robi Idong) mengatakan harus ada kegiatan nyata dalam memberantas sarang nyamuk demam berdarah ini. Untuk menindaklanjuti persoalan DBD di Kabupaten Sikka ini dibutuhkan kesungguhan dan komitmen dari semua komponen” jelas Robi Idong saat membuka Rapat Koordinasi dengan Tim dari Kementerian Kesehatan RI di ruang kerja Bupati Sikka, Kamis 13 Februari 2020.
Lebih lanjut Bupati Sikka Robi Idong menyampaikan bahwa tidak ada cara lain untuk mengurangi resiko meningkatnya DBD di Kabupaten Sikka selain dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSM). Untuk itu itu kita nyatakan “perang” terhadap nyamuk. Akan ada 1 hari libur untuk kegiatan pemberantasan sarang nyamuk ini,”lanjut Robi.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Seksi Penularan Arbovirosit Kementerian Kesehatan RI Mat Izi,S.KM;MPH menjelaskan bahwa untuk memerangi penyakit DBD langkah awal yang perlu kita ambil adalah kewaspadaan terhadap penyebarannya. Lebih lanjut Mat Izi menjelaskan dalam presentasinya di ruang kerja Bupati Sikka ketika melakukan kunjungan di 2 wilayah Kelurahan yakni kelurahan Madawat dan Kelurahan Kotauneng kami menemukan bahwa penyebaran nyamuk sangat tinggi presentasenya. Hal inilah yang menyebabkan mudahnya penyebaran DBD di Kabupaten Sikka.

Dalam kunjungan kami ke Rumah Sakit Umum Daerah TC Hillers Maumere kami menemukan tingginya jumlah pasien DBD, terang Mat Izi. Sebenarnya mudah untuk memerangi DBD ini kalau kita meningkatkan kewaspadaan terhadap menyebarnya nyamuk di Kabupaten Sikka. “ jelas Mat.
Pantauan Metrotimor.com dalam Rapat Koordinasi ini hadir 13 orang dari Tim Kementerian Kesehatan RI sebanyak 13 orang, Bupati Sikka, Sekda Sikka, para Camat dan Lurah serta sejumlah pejabat lainnya. (F-Dh)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top