Berita Utama

Lahan Sudah Siap, Tinggal Petani Tunggu Curah Hujan

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

BA’A, METROTIMOR.com– Intensitas  hujan di dalam musim tanam tahun 2020 hingga pertengahan Januari ini belum merata. Kondisi ini berdampak pada bergesernya waktu penanaman pada lahan sawah gogo rancah (gora) dan kebun para petani.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao Salmun Haning yang dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Jumat (10/1) mengungkapkan, hujan masih belum merata, akan tetapi petani di seluruh wilayah Kabupaten Rote Ndao telah menyiapkan lahan persawahan dan kebun untuk menyambut musim tanam.
Menurutnya, hasil pantauannya di beberapa wilayah ada petani yang mencoba untuk melakukan penanaman padi dan jagung, namun hujan yang belum merata mengakibatkan mereka akhirnya berhenti sambil menunggu curah hujan yang intensitasnya lebih tinggi. Diharapkan dalam waktu yang tidak lama lagi hujan sudah merata, dan semua petani akan melakukan kegiatan tanam.
“Secara umum petani Rote Ndao telah menyiapkan lahan untuk musim tanam tahun ini, namun sampai saat ini mereka belum menanam karena hujan belum turun normal karena lahan persawahan pada umumnya adalah lahan tadah hujan,” katanya.
Menurutnya, lahan gogo rancah di Kabupaten Rote Ndao yang sudah siap ditanam tersebar di sejumlah kecamatan yang berskala cukup besar, seperti areal persawahan Nggelak dan Naudale (Rote Barat Daya), Kapasiok (Lobalain), Lekobatu (Rote Barat Laut), Pantai Baru, Rote Timur, dan Landu Leko. Sementara di kecamatan lainnya luasan areal persawahan kecil-kecil dan tidak terkonsentrasi.
Ketika ditanya terkait bantuan benih, Salmun katakan, Dinas Pertanian telah mendistribusikan bantuan benih jagung, padi, kacang hijau, dan hortikultura yang telah disalurkan kepada kelompok tani, sejak Desember 2019 lalu, baik dari sumber dana APBD Kabupaten maupun APBN.
“Bantuan benih jagung, padi, kacang hijau, dan hortikultura telah disalurkan kepada kelompok tani dan selanjutnya dibagikan kepada anggotanya,” ujar Salmun.
Frengki Ulu, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Rote Timur yang dikonfirmasi di kantor Dinas Pertanian Rote Ndao menjelaskan, areal persawahan gora di wilayah Kecamatan Rote Timur, di antaranya Batefalu, Lakamola, Pengodua, dan Matasio sudah siap ditanam.
Menurutnya, petani gora di seluruh wilayah Kecamatan Rote Timur seperti biasanya telah selesai menyiapkan lahan sejak awal Desember lalu, namun karena curah hujan intensitasnya belum memungkinkan, sehingga para petani belum melakukan penanaman.
“Intinya lahan pertanian sudah siap, tinggal curah hujan sudah merata, maka para petani segera melakukan penanaman,” katanya singkat. (MTC01)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top