NEWS

Presiden Jokowi Akan Kunjungi Desa Tetaf Di TTS

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

TETAF, METROTIMOR.com–Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo dijadwalkan akan berkunjung ke desa Tetaf, kecamatan Kuatnana, Kabupaten TTS pada tanggal 20 atau 21 Januari 2020.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ir. Sarah Lery Mboik selaku Ketua Pokja Stunting Propinsi NTT saat berkunjung ke Puskesmas Tetaf pada Kamis, 9 Januari 2020.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Camat Kuatnana, Kepala Puskesmas Tetaf, Kepala Desa Tetaf, Pendamping Pemberdayaan dan Infrastruktur kecamatan Kuatnana.

Kedatangan Sarah Lery Mboik juga untuk melihat langsung lokasi guna memastikan persiapan dilokasi kunjungan. “Kami hadir ke sini untuk melihat kondisi dalam rangka memantau lokasi kunjungan Bapak Presiden. Saya juga minta kerja sama semua pihak terutama pendamping Pemberdayaan dan Teknis yang ada di kecamatan untuk membantu persiapan disini.

Dalam waktu cepat juga Dinas Kesehatan Propinsi akan kesini untuk memantau persiapan” Lanjut Lery Mboik “kunjungan Presiden dalam rangka memantau penanganan stunting. Kita tau bahwa angka stunting di TTS cukup tinggi dan paling tinggi ada di kecamatan Kuatnana khususnya desa Tetaf. Namun memiliki prestasi soal menekan angka stunting.” Tutup mantan anggota DPD RI ini.

Camat Kuatnana, Yuliana Woy, BA menyatakan bahwa akan fokus untuk persiapan lokasi mulai dari besok. “Besok kita akan melakukan pra musrembang tingkat kecamatan Kuatnana. Jadi akan kami informasikan kepada semua Kepala Desa dalam wilayah kecamatan Kuatnana untuk mulai melakukan persiapan-persiapan. Khususnya kebersihan sambil menunggu petunjuk lebih lanjut dari Bapak Bupati.” Tandas Woy.

Kepala desa Tetaf, Yulius Talan menyatakan sangat bersyukur dengan rencana kedatangan Presiden ke desa Tetaf. “Ini akan menjadi sejarah pertama kali di desa ini bahwa Presiden berkunjung langsung ke sini. Oleh karena itu selaku Kepala Desa saya sangat bersyukur atas rencana beliau berkunjung ke sini. Dan dalam waktu yang singkat ini akan kami libatkan semua komponen dalam desa dalam rangka melakukan persiapan-persiapan.” Ungkapnya.

Kepala Puskesmas Tetaf, Alfred Benu kepada media ini menyampaikan bahwa angka stunting di kecamatan Kuatnana cukup tinggi dan palkng tinggi ada di desa Tetaf. “Data yang ada, pengukuran bulan Februari dan baru terpublikasi pada bulan Mei 2019 angka stunting di Kuatnana berjumalan 1.215 anak dan kondisi November 2019 turun menjadi 715 anak. Terbanyak ada di desa Tetaf dengan jumlah 248 anak pada bulan Agustus 2019, namun pada bulan Nopember 2019 turun menjadi 194 anak. Jadi jika kita lihat data-data ini maka terjadi penurunan angka stunting dari bulan Mei sampai bulan Nopember tahun 2019.” Kata Benu. (*Yan Faot)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top