Berita Utama

Pemuda Harus Jadi Transformator Perubahan Gereja,Remaja dan Pemuda GBI Gelar Natal Bersama

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Ngodimeda, METROTIMOR.com—Lagu ‘Hai Mari Berhimpun dan Gita Sorga Bergema’ memecahkan keheningan malam di Gereja Gereja  Bethel Indonesia  (GBI) Kola Desa Ngodimeda Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao.

Suka cita Natal begitu terasa saat ‘Perayaan Natal Pelajar,Pemuda Pemudi Gereja Betel Indonesia  Tahun 2019’ Jumat  (6/12/2019) malam.

Maklum Natal Pemuda GBI baru perdana dilaksanakan oleh para Pelajar dan  Pemuda pemudi GBI.

Lilin-lilin kecil menyinari di setiap sudut gereja yang terletak di Dusun Kola Desa Ngodimeda, Ditambah pernak pernik Natal, bak di Betlehem kelahiran sang Juruslamat Yesus Kristus dua ribu delapan belas tahun silam.

Gemuruh khotbah Pelayan GBI Menara Doa, Pendeta Hosiea Elim  begitu berkobar malam itu.

Ia mengingatkan, agar remaja dan pemuda menjadi bibit perubahan gereja menuju gereja yang modern dan mengamalkan perilaku Yesus.

“Yesus datang bukan hanya kepada orang dewasa. Tetapi, kepada anda yang siap membuka hati. Termasuk anda yang masih remaja dan pemuda. Mari, melalui momen Natal ini, remaja dan pemuda harus siap menjadi agen dan transformator gereja dengan nilai-nilai kekristenan,” kata Pendeta Elim dalam petikan khotbah yang berapi-api malam itu.

Camat Rote Tengah, Marthen Musakanan, Pj Kades Ngodimeda,, Dance Lian, Pj Kades Siomeda, Yefta Lian, Pdt GBI Kola, Pdt Yanam Ndun-Ngebu, Pelayan GBI Menara Doa, Pdt Hosea Elim dan Panitia Natal Pemuda Pemudi GBI Rote Ndao Tahun 2019, Pose usai Gelar Ibadah Natal, Monen diabadikan Jumat (6/12/2019) Malam.

Pendeta mengutip sesuai dengan thema Natal One For Jesus, menghadapi tantangan zaman Dengan  thema, One For Jesus, marilah menyatakan peran remaja dan pemuda menjadi transformator gereja.

Mengutip Firman  dalam Kitab Filipi pasal 2 : 10-11 “supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,”

“Karena kelak, remaja dan pemuda GBI  diwilayah Rote Ndao  menjadi generasi penerus pengkabaran injil kedamaian Kristus. Maka, tancapkan di dalam sanubari mu, bahwa peringatan kelahiran Yesus bukan perayaan semata. Tetapi, nilai kasih, pengorbanan datang untuk anda dan saya,” tambah Elim.

200 pemuda GBI  dari di enam gereja GBI di Kabupaten Rote Ndao hadir dalam Natal  Perdana tersebut.  Tujuan digelar Natal bersama untuk saling memberikan penguatan agar memberi diri seutuhnya untuk Yesus.

Sementara itu, Ketua Panitia Perayaan Natal Remaja GBI  2019 Yuven Ndaomanu,S.Pd. kepada media  mengatakan, dengan digelarnya Natal ini, diharapkan, remaja dan pemuda GBI  yang ada di Enam Jemaat GBI  mempererat tali silaturahmi.

“Bisa menjadi saksi Kristus. Baik di tengah-tengah keluarga, tempat kerja, berbangsa dan bernegara. Dan bisa menjadi berkat bagi orang lain sesuai nilai-nilai kekristenan yang diajarkan Yesus,” kata Ndaomanu.

Yuven  mengaku, melihat miris peradaban gereja saat ini. Sebab pendapatnya, seolah peran pemuda hilang begitu saja. Padahal kata dia, baik membangun sebuah negara, maupun beragama, pemuda adalah pondasi yang amat terpenting.

“Terwujudnya itu oleh karena peran pemuda. Nah, bagaimana dengan ini semua, tentu tidak lepas kontrol gereja. Maka pemuda GBI  harus sebagai agen dan transformator gereja,” paparnya.

Suasana Natal Pemuda dan Pelajar GBI Rote Ndao yang berlangsung di Gereja GBI Kola, Jumat (6/12/2019)

Acara Natal tersebut dihadiri oleh Camat Rote Tengah, Marthen Muskanan,S.Sos.  Penjabat Kepala Desa Ngodimeda Dance Lian,SE. pendeta, majelis GBI,remaja dan pemuda GBI dienam gereja diwilayah Kabupaten Rote Ndao, Yakni GBI BA’A,  GBI Lelaian, GBI Menara doa, GBI  Leli, GBI  Kola dan GBI Oenitas dan ratusan orang undangan lainnya.

Pelayan GBI Kola Pdt. Yanam Ndun-Nggebu,S.Th  memberikan apresiasi kepada Pemuda GBI di enam Gereja di Kabupaten Rote Ndao yang mengelar Natal bersama tahun 2019 dengan Thema “One For Jesus” ini adalah bentuk hal yang posetif dan harus terus dilaksanakan setiap tahun.

“Jadilah anak Muda yang tampil beda, Jika Salah katakan salah dan jika benar katakan benar, tentu di dalam Tuhan Yesus Kristus. “ditengah pengaruh zaman saat ini, ingatlah Tuhan Yesus Yang adalah Cinta Memikat Hati diantara Kita agar kita hidup rukun dan damai sehingga nama Tuhan dipermuliakan, anak Muda harus tampil beda untuk kemuliaan Tuhan,”pesan Pendeta Pdt Yanam.

Camat Rote Tengah Marten Muskanan memberikan apresiasi atas digelarnya Natal Pemuda GBI jelang perayaan Natal, Kita bersyukur akan merayakan hari kelahiran sang Juruselamat, tahun sebelum digelanya Natal ia sebagai Sekcam, tetapi saat ini dirinya menjabat sebagai Camat.

Ia berharap agar para pemuda pemudi memiliki keyakinan sunguh sunguh dan berdoa agar bisa menjadi generasi penerus.

“Setiap usaha harus dimulai dengan keyakinan dan harus perlu perjuangan untuk berani memulainya karena pasti banyak suka dan duka. Tetapi punya komitmen dan berharap pada Tuhan akan mengapai cita-cita, saya tidak perna berpikir jadi camat karena orang Tua Petani, tetapi kehendakn Tuhan lewat caranya,” ujarnya.

Lanjutnya, semoga apa yang menjadi kegagalan pada perjalanan kehidupan selama tahun ini akan digantikan keberhasilan yang lebih baik.

“Karena Natal bukanlah tentang apa yang diluar tetapi apa yang ada didalam diri, juga menjadi momen lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, tidak lupa akan pemberian cinta dan kasih yang selalu diberikan Tuhan kepada tiap hati yang bersyukur untuk merasakannya,” ucapnya.

Ia juga mengigatkan para pemuda GBI untuk mengunakan Media social untuk hal posetif, tidak untuk menyerang privasi orang lain dan akhirnya merugikan diri sendiri kata Muskanan. (FH/mtc01)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top