Berita Utama

Diduga Mobil Pusling Nunukniti dipakai Kapus,Pasien Pakai Mobil Pick up

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

SOE,METROTIMOR.COM—Pasien Asal Desa Tunis kecamatan  Fautmolo Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Provinsi Nusa Tenggata Timur (NTT),Adriano Selan dan Agustinus Selan yang ditangani Oleh para Medis di Puskemas Nunukniti.

Adriano Selan adalah pasien yang menderita akibat kena tembakan senapan angin di pahanya dirujuk ke RSUD SoE untuk dapat penanganan medis lanjutan,sedangkan Agustinus Selan Menderita Sesak nafas.

 

Awalnya kedua pasien tersebut mendapat perawatan di Puskesmas Nunukniti, tetapi karena kurangnya peralatan  kedua pasien tersebut dirujuk ke RSUD SoE dengan menyewa Mobil pick Up, sedangkan Mobil Dinas Puskesmas Keliling yang biasanya digunakan untuk  operasional tidak ada di Puskemas, diduga digunakan kepala Puskesmas untuk urusan keluarga,  Kedua pasien menyewa Mobil Pickup  dengan ongkos mobil Rp.600.000 Ungkap keluarga korban yang namanya enggan ditulis, kepada METROTIMOR.com, Kamis (7/11/2019) sore

sumber tersebut menyebutkan Bukan sekali saja, Pekan lalu (26/10/2019) pasien bersalin  juga dirujuk pakai mobil Pickup akibat menunggu mobil pusling yang tidak ada di tempat sehingga terlambat dan  anak pasien bersalin tidak bisa diselamatkan nyawanya kata sumber itu.

“Hal rujukan ini bukan pertama kali dilakukan oleh Puskesmas Nunukniti tetapi sering terjadi,pasien rujukan Dari Nunukniti sering sewa kenderaan umum, jika tidak ada uang dan menunggu mobil pusling berakibat fatal dan nyawa tidak tertolong,” kata sumber yang engan dikoran namanya.

Sedangkan Mobil Pusling Milik Puskemas Nunukniti diduga dipakai oleh Kapusnya Kosmas kase, untuk urusan keluarga.

Sumber terpercaya METROTIMOR.COM menambahkan bahwa Memang benar mobil Ambulance Milik Puskemas Nunukniti sering dipakai oleh Kapus,Sehingga pasien yang dirujuk ke RSUD harus menyewa jasa angkutan lain. Jujur saya secara pribadi agak bingung dengan hal ini, Ia berharap agar Mobil Ambulance tersebut digunakan sesuai jalurnya, karena operasionalnya termasuk BBM diperuntukan untuk pelayanan masyarakat.

Kapus Bantah Gunakan Mobil Untuk urusan Keluarga.

Sementara Kepala Puskesmas Nunukniti Kosmas Kase dikonfirmasi  Metrotimor.Com,Via Wats APP Kamis (7/11/2019) membatah informasi bahwa dirinya sering menggunakan mobil puslin untuk kepentingan keluarga.

Ia mengakui ada pasien yang hendak di rujuk RSUD SoE, tetapi mobil baru usai di servic dari Kota Kupang dan sopir Ijin karena sakit sehingga dirinya tidak bisa berbuat banyak, Jadi tidak benar kalau dipakai untuk kepentingan keluarga kata Kepala Puskesmas Via WATS APP

“Mobil Pusling tersebut sebenarnya standby di PKM 1×24 jam. malah di papan informasi itu, kita ada tulis mobil pusling siap 1×24 jam. Tapi setiap minggu,mobil harus pulang tuk isi BBM. kadang kalo jadwal posyandu, hari kamis mobil musti balek soe lagi tuk isi bbm.biasanya sopir capek. jadi beta minta istrahat tahan di Soe, nanti pagi baru balek nunuh, kasian to kk…dia capek, beta paksa lai ko ada apa-apa. seperti tadi, kita ada rujukan, tapi mobil kemarin baru sampe karna baru pulang service di kupang.

sopir minta ijin karna dia sakit.makanya kemarin tuk drop vaksin terpaksa kita dengan motor,” kata Kosmas dengan dialeg Kupang.

Ia juga mengaku stafnya banyak yang tidak bisa mengemudi,jika sopir berhalangan pasien terpaksa harus mengunakan jasa transportasi umum, jika ada 10 kasus pasti dua dengan mobil puslin sedangkan 8 dengan transportasi umum.

“jujur sa kk, kita di nunuh ju sonde  tau bawa oto (Mobil) semua, untuk info yang bilang beta sering pake oto tu kk..beta sonde tau infonya dari mana…tapi silahkan tanya smua..oto saja tidak di beta.

Untuk kasus rujukan, memang jujur dari sepuluh kasus pasti 2 kasus yang dengan  mobil umum saya  mau bilang talalu baek, hanya itu sdh, kadang kondisi yang buat sampe itu terjadi.  (*Jekson Faot)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top