Belu

SMAK Santo Agustinus Raimanuk Resmi Beropersi

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Atambua-METROTIMOR.com.Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi NTT,Drs. Sarman Marselinus menyerahkan Surat Keputusan (SK) ijin operasional Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) Santo Agustinus Raimanuk, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, di Aula SMUK Suria Atambua,Kamis,29/8/2019.

Pendirian SMAK di Kabupaten Belu ini merupakan salah satu upaya pelayanan dan pemerataan pendidikan kepada masyarakat. Sebagai lembaga pendidikan katolik diharapkan SMAK menghasilkan kader katolik yang memiliki iman yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan dan perkembangan dunia dan memberi sumbangan bagi kemajuan bangsa dan Negara.

Hal itu ditandai dengan penyerahan SK ijin operasional SMAK Santo Agustinus Raimanuk oleh Kakanwil Kemenag Provinsi NTT,Drs. Sarman Marselinus kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Belu,Drs.Ope Rafael dan kepada Ketua Yayasan SMAK Santo Agustinus Raimanuk – Aloysius Conzaka Klau,SE. Selain itu, juga dilakukan penandatanganan prasasti serta penyerahan seperangkat alat olahraga oleh Kakanwil Kemenag Provinsi NTT kepada Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan disaksikan oleh Kakan Kemenag Kabupaten TTU,Drs. Yosef Akoit, Kakan Kemenag Kabupaten TTS,Agus Niku, S.Pd, MM, Kakan Kemenag kabupaten Malaka,Drs. Matilda Yosefina Neonbeni, M.Hum serta Kakan Kemenag Kabupaten Belu,Drs. Ope Rafael, MM.

Kakanwil Kemenag Provinsi NTT Drs. Sarman Marselinus dalam sambutannya mengatakan kita patut bersyukur karena setelah melalui proses perjuangan yang panjang yang melibatkan banyak pihak, akhirnya SMAK Santo Agustinus Raimanuk mendapatkan ijin operasinal dari Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI.

“Waktu yang terbilang cukup singkat ini menjadi bukti bahwa pemerintah melalui Kementerian Agama RI mempunyai perhatian terhadap dunia pendidikan anak.
Dalam suasana penuh sukacita dan syukur ini, kita menjadi saksi bagi tumbuh kembangnya pendidikan keagamaan katolik di Tanah Belu. Hari ini kita sama–sama menyaksikan penyerahan SK ijin operasional SMAK Santo Agustinus Raimanuk, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu yang memiliki keunggulan karena dilandasi oleh iman dan pendidikan nilai agama Katolik,”.ujarnya.

Semetara pada kesempatan yang sama,Ketua Yayasan SMAK Santo Agustinus Raimanuk,Aloysius Conzaga Klau,SE mengakui pihaknya merasa bangga atas kehadiran SMAK ini karena melalui lembaga pendidikan ini tentunya dapat mempersiapkan generasi muda yang memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran agama Katolik yang diwujudkan dalam kehidupan nyata di tengah-tengah masyarakat perbatasan RI-RDTL.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Uskup Atambua yang telah memberikan ijin pendirian SMAK ini walaupun melalui proses yang cukup panjang.Pada tahap awal ketika berdirinya SMAK ini sudah menerima siswa/siswi sebanyak 50 orang dan diasuh oleh tenaga pendidik sebanyak 18 orang serta dibantu tenaga pendidik sebanyak I orang dengan 2 jurusan, yakni IPS sebanyak 29 orang dan IPA sebanyak 21 orang. Nantinya semua anak didik ini akan kita asramakan di dua lokasi yang berbeda. Untuk putra akan berasrama di paroki Webora dan putri akan berasrama di lokasi kantor Camat,”.tuturnya.

Untuk diketahui, Rekomendasi Kakanwil sebagai salah satu persyaratan untuk pendirian SMAK Santo Agustinus Webora, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu ini ditandatangani pada tanggal 3 Mei 2019 yang lalu dan Surat Keputusan ijin operasinal ini ditetapkan oleh Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI pada tanggal 27 Juni 2019.

SMAK Santo Agustinus Webora, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu merupakan SMAK yang ke–17 dari 19 SMAK di provinsi NTT serta yang kedua di daratan timor dan menjadi SMAK yang ke 34 dari 37 SMAK di Indonesia.(anis ikun).

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top