Berita Utama

Jefry Un Banunaek Mangkir Dari Panggilan Jaksa

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

SOE,METROTIMOR.com–Tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Embung Mnele Lete, Jefry Un Banunaek mengatakan, dirinya belum bisa memenuhinya panggilan pemeriksaan karena masih menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Propinsi NTT untuk melaksanakan sidang paripurna DPRD Propinsi NTT Jumat (9/8/2019). Oleh sebab itu, dirinya meminta agar dilakukan penjadwalan ulang pelaksanaan pemeriksaan dan dirinya siap untuk memenuhi panggilan pemeriksaan.
Hal ini diungkapkan Jefry Un Banunaek kepada awak media  Sabtu (10/8/2019) melalui pesan WhatsApp.

Jefry mengatakan, Sebagai warga negara Indonesia tentu dirinya taat hukum dan juga taat asas. Ketidakhadirannya dalam jadwal pemeriksaan yang diminta oleh Kejari TTS disebab karena ia harus melakukan tugas sebagai wakil rakyat untuk menghadiri acara sidang paripurna.

Ia mengaku, lewat kuasa hukumnya, setelah disampaikan surat kepada Kejari TTS terkait alasan belum bisa menghadiri panggilan Kejaksaan.
” Prinsipnya sebagai warga negaranya saya taat hukum dan siap mengikuti proses hukum yang sedang berjalan,” ungkapnya.
Lewat surat yang disampaikan kepada Kejaksaan Negeri TTS, Jefry meminta agar penjadwalan ulang pemeriksaan dilakukan pasca melakukan sidang paripurna yang akan berakhir pada 3 September mendatang. Dirinya meminta agar pemeriksaan dirinya dijadwalkan pada 6 September mendatang.
” Saat ini hingga tanggal 3 September mendatang DPRD Provinsi NTT akan bersidang. Saya meminta kebijakan agar saya bisa menjalankan tugas wakil rakyat hingga selesai.

Setelah selesai masa sidang saya siap memenuhi panggilan pemeriksaan dari kejaksaan,” pintanya.
Untuk diketahui Jefry Un Banunaek ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Embung Mnele Lete tahun 2015.

Pembangunan Embung yang menelan anggaran 756 juta tersebut terindikasi korupsi karena pekerjaan tersebut tidak sesuai volume dan pembayaran yang tidak susai fisik pekerjaan. Aliran uang pembayaran pekerjaan Embung Mnele Lete diduga kuat masuk ke rekening milik tersangka Jefry Unbanuek.
Selain Jefry Un Banunaek, Kejaksaan Negeri TTS juga menetapkan empat tersangka lainnya yaitu, Kadis PU Kabupaten TTS, Samuel Nggebu, Direktur CV Belindo Karya, Yohanes Fanggidae, Pengawas proyek, Timotius Tapatap dan pelaksanaan proyek, Jimmy Unbanuek. Keempat tersangka sudah resmi ditahan Kejaksaan Negeri TTS selama 20 hari kedepan di Rutan Soe. (*TIM)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top