Hukrim

Pencairan 100%, Gedung PAUD Nulle tetap mangkrak

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

SoE, METROTIMOR.com–Pembangunan Gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di desa Nulle Kecamatan Amanuban Barat Kabupaten Timor Tengah Selatan hingga kini (Tahun 2019) belum selesai dilaksanakan. Padahal kegiatan ini dilaksanakan dalam tahun anggaran 2018 lalu. Kendatipun demikian, proses pencairan dana untuk kegiatan tersebut telah mencapai 100 %.

 

Ironi memang kondisi yang tengah terjadi di Desa Nulle saat ini. Dimana pengelolaan keuangan desa yang bersumber dari APBN yakni Dana Desa tidak sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat sebelumnya.

 

Sebut saja pembangunan Gedung PAUD Nulle. Dalam dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBDesa) Desa Nulle tahun anggaran 2018 disepakati untuk dianggarkan dana yang bersumber dari dana desa senilai Rp.144.000.000 (seratus empat puluh empat juta ribu rupiah) untuk membiayai pembangunan tersebut. Tetapi hingga kini, proses pekerjaan gedung tersebut belum selesai dilaksanakan. Kondisi inipun sontak mengundang tanya berbagai pihak.

 

Ketua Aliansi Anti Korupsi (Araksi) Kabupaten Timor Tengah Selatan, Alfred Baun yang ditemui beberapa waktu lalu sangat menyanyangkan kondisi ini. Menurutnya, dari mangkraknya pembangunan gedung PAUD telah berdampak pada kerugian Negara.

 

“Ini merupakan tindakan merugikan keuangan Negara. Jika dihitung secara keseluruhan maka Negara telah dirugikan senilai 119.000.000 (seratus Sembilan belas juta rupiah). Hal ini dapat dilihat dan dihitung dari beberapa item pekerjaan yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pembangunan gedung PAUD tersebut”, ungkap Alfred Baun menanggapi.

 

Ditambahkannya bahwa sesuai temuan Araksi pelaksanaan pembangunan Gedung PAUD Nulle hingga kini baru mencapai 30%. Padahal proses pencairan dana telah selesai (100% pencairan).

 

Di tempat terpisah Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Nulle, Yoksan Selan yang dikonfirmasi membenarkan bahwa pelaksanaan pembangunan Gedung PAUD Nulle memang belum selesai. Ini terjadi lantaran tak ada lagi biaya (dana) untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

 

“Semua keuangan memang dipegang oleh bendahara desa, sehingga saat kami sebagai pelaksana kegiatan berkoordinasi untuk melanjutkan kegiatan pembangunan gedung PAUD ternyata keuangannya sudah tidak ada”, kata Yoksan yang senada dengan Penjabat Kepala Desa Nulle La’asar  Selan. (Jekson Faot)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top