Berita Utama

Pembangunan Sarana Air Bersih di Rote Ndao Tidak Sesuai RAP?

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

ROTE NDAO, METROTIMOR.COM– Pembangunan sarana prasarana air bersih di Desa Kuli, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur diduga bermasalah karena pekerjaan itu tidak sesuai RAP.
Pembangunan sarana air bersih tersebut berupa perpipaan dengan menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2018 dengan paku Rp 327.696.650 dan volume pembangunannya 3.550 meter.
Dengan begitu, kini terjadi aksi pro dan kontra antara Ketua Tim Pengelola Kegiatan ( TPK) Ande Tasi dengan Yermia Napu sebagai Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan ( PPHK) di Desa Kuli, Kecamatan Lobalain.

Pasalnya, Yermias Napu tidak mau tandatangan hasil pekerjaan tersebut karena ada didugaan kuat tidak sesuai dengan RAP. Di dalam RAP ukuran pipa seharusnya 9 dim justru tidak sesuai.
Selain itu pun, krang dan lantai untuk warga letakan ember tidak dilengkapi.
Ada sejumlah bak penampung air berada di dusun Nusaklain dan dialirkan ke dusun Namodale serta dusun Timulasi tetapi sambungan pipanya diikuat dengan ban dalam mobil sehingga dikuatirkan aliran airnya tidak optimal untuk warga di daerah itu.
PJ Kepala Desa Dominggus Faggi kepada media ini, Jumat, pihaknya menolak menerima hasil pekerjaan ini dengan alasan Pejabatan Penerima Hasil Pekerjaan ( PPHK) belum menyerahkan kepada Kepala Desa.
Sehingga baru saja digelar rapat pihaknya penyarankan agar panitia segera menyelesaikan pekerjaan itu sesuai dengan RAP agar tidak ada indikasi korupsi,” ujarnya singkat.

Pewarta : Tim MTC / 01
Editor : agustinus bobe

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top