Berita Utama

KPPPA: Kampanye Perlindungan Hak Perempuan dalam ketenaga kerjaan Stop Diskriminasi

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

BA’A,METROTIMOR.com–Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) mengelar kegiatan Kampanye Perlindungan Hak Perempuan dalam ketenaga kerjaan Stop Diskriminasi  sehari yang berlangsung di Hotel News Ricki Rote Ndao, Rabu 8 Mei 2019

Kegiatan ini dihadiri, Para Camat, OPD yang bergerak pada perlindungan anak, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, Aktivis Organisasi Perempuan dan Anak, Serta Pers.

Menurut Deputi Perlindungan Hak Perempuan (PHP) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Prof. Dr. Venetia R. Dannes M.Sc Ph.D saat membuka kegiatan mengatakan Masih banyak perempuan pekerja yang mengalami diskriminasi dan kekerasan di lingkungan kerjanya hingga kini.

Diantaranya berupa kekerasan fisik atau psikis, pelecehan seksual, pemberian upah yang rendah, perlakuan yang tidak manusiawi, jam kerja yang melebihi batas, dan lainnya. Banyak pengusaha yang masih kurang memperhatikan dan belum memenuhi hak-hak tenaga kerja perempuan, khususnya hak perlindungan sesuai kodrat, seperti cuti saat haid, hamil, melahirkan dan menyusui. Kondisi inilah yang menghambat peningkatan peran dan partisipasi perempuan dalam ekonomi dan ketenagakerjaan, sehingga kesenjangan gender dalam ekonomi dan ketenagakerjaan sampai saat ini masih cukup besar.

Vennetia mengatakan, KPPPA telah menetapkan program Unggulan Three Ends (Tiga Akhiri), yaitu : 1. Akhiri Kekerasan terhadap perempuan dan Anak; 2. Akhiri Perdagangan Orang; dan 3. Akhiri kesenjangan Akses Ekonomi terhadap Perempuan. Perlindungan hak perempuan dalam ketenegakerjaan berkaitan erat dengan program Three Ends ini, karena perempuan pekerja di Indonesia banyak mengalami kekerasan baik di tempat kerja maupun dalam rumah tangga (KDRT).

Vennetia menambahkan, perlu penguatan jejaring yang terdiri dari Kementerian/ Lembaga, asosiasi pengusaha, serikat buruh/pekerja, aparat penegak hukum di setiap level mulai pusat, provinsi hingga kab/kota untuk melindungi tenaga kerja perempuan dari pelanggaran-pelanggaran hak berbasis gender sebagai tenaga kerja.

Asisten I Sekertaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Ir Untung Harjito mengatakan pemerintah Kabupaten Rote Ndao selama ini memperhatikan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan sejumlah Anggaran. Apalagi saat ini Bupati Rote Ndao Perempuan sehingga intervensi anggaran untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak banyak pada tahun 2019 kata Untung.

Ia juga memberikan terima kasih kepada Deputi Perlindungan Hak Perempuan (PHP) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Prof. Dr. Venetia R. Dannes M.Sc Ph.D yang telah memilih Kabupaten Rote Ndao sebagai daerah kegiatan Kampanye Perlindungan Hak Perempuan dalam ketenaga kerjaan Stop Diskriminasi.

Asiten I Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Ir Untung Harjito mengatakan  selama ini pemerintah Kabupaten Rote Ndao sangat menghargai peran gender perempuan, apalagi saat ini  Bupati Rote Ndao adalah Perempuan, sehingga  Keterlibatan aktif perempuan pada posisi strategis di lingkungan kerja terus didorong sebagai isu prioritas. (MTC01)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top