Berita Utama

DBD DI FlOTIM, RENGGUT NYAWA BALITA, MASYARAKAT DIMINTA JAGA KEBERSIHAN

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Larantuka, METROTIMOR.COM-Akibat terserang Demam Berdarah (DBD) seorang balita meninggal dunia.

Balita perempuan bernama Reinha meninggal pada Minggu, 4 November di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hendrikus Fernandez Larantuka Kabupaten Flores Timur Nusa Tenggara Timur.

Sebelum meninggal balita berusia 3 th ini sempat mendapat perawatan medis selama empat hari, sejak tanggal 1 November hingga tanggal 4. Namun, gagal melewati masa kritis, nyawanya tidak tertolong.

“Reinha didiagnosa terserang DBD. Dirawat  4 hari, tapi gagal melewati masa kritis,”.

Hal tersebut dikatakan Kepala Biro (Karo) Anak Edit Namang kepada Metrotimor  Selasa, 6 November 2018.

Selain Reinha bocah korban demam berdarah,  turut dirawat Lukas Kelen. asal Bandona-Tanjung Bunga. Bocah 9 thn ini, diketahui mengalami demam berdarah setelah oleh Veronika Lepang orang tua Kelen, melakukan pemeriksan Lab secara lengkap.

Setelah mendapat perawatan medis secara intensif di rumah sakit setempat,  kondisi siswa kelas tiga SD ini terlihat mulai membaik.

Direktur RSUD dr. Hendrikus Fernandez, Yoseph Kopong Date melalui Humas Stefanus Lamablawa ketika dikonfirmasi,  membenarkan kejadian tersebut.

“Benar. Dua orang dirawat. Reinha meninggal setelah didiagnosa demam berdarah. Satunya Lukas, kondisinya makin membaik. Beaok sudah bisa pulang.”,. kata Stef.

Dengan kejadian ini pihak rumah sakit berharap Dinas Kesehatan bisa sesegera mungkin melakukan koordinasi dengan Puskesmas, para pemangku kepentingan tingkat kelurahan serta desa sehingga bisa dilakukan tindakan pencegahan sedini mungkin sehingga tidak memperparah keadaan salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar masyarakat.

“Ini kasus. Memang  belum mewabah, tapi tanda-tandanya sudah ada. Saya harap Dikes bisa secepatnya lakukan koordinasi sampai ketingkat bawah dengan libatkan semua pihak. Baik puskesmas serta para pemangku kepentingan. Terpenting kebersiahan lingkungan”. harap Stef.

Selain berharap,  Lamablawa juga menghimbau kepada segenap masyarakat terutama para orang tua apabila bila anak atau kerabat mengalami demam, sesegera mungkin diperiksa ke dokter atau para medis terdekat sehingga mendapatkan penanganan sedini mungkin

“Masyarakat terutama orang tua, kalau ada kerabat alami demam secepatn)ya bawa ke para medis terdekat. Jangan tunggu sampai parah. Sehingga mengurangi resiko kematian. ” pungkas Lamablawa. (*tim)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top