Berita Utama

Usai berdansa di pesta,wanita ini jadi korban kekerasan.

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

SoE,METROTIMOR.com–Korban kekerasan terhadap perempuan kembali terjadi dan kali ini dialami Sufice Tefnai, 33 tahun warga desa Bijaepunu Kecamatan Tobu kabupaten Timor Tengah Selatan
Saat media ini menemuinya di ruang IGD RSUD Soe, ia sedang berbaring ditemani kakak Yuliana Tefnai.
Kepada media fice menceritakan kejadian yang dialami minggu malam tanggal 7/10/2018 di desa Tutem saat mengikuti pesta dan pada saat acara bebas ia diajak berdansa oleh pria bernama Yerem Nahak namun ia menolak karna yang mengajaknya itu diduga dalam keadaan mabuk.
Menurutnya meski tidak mau namun karna takut Yerem buat gaduh sehingga akhirnya ia menurut saja karna kondisi Yerem yang mau memukuli semua orang yang berada pada pesta tersebut bahkan mengambil HP miliknya juga diambil sehingga ia takut.
Selesai berdansa katanya ia keluar tenda untuk minta hp namun bukan dikasih hp tapi dirinya jadi korban kekerasan.
Rambut saya dijambak ,ditampar dan digigit setelah itu saya tidak tau apa apa lagi ,setelah sadar sudah pagi dan badan darah semua,ujarnya.
Sementara Yuliana Tefnai kakak korban mengatakan bahwa Yerem adalah pria yang menghamili adeknya beberapa waktu lalu namun tidak bertanggung jawab sehingga sang adek berangkat kerja di Malaysia.
Kami dari keluarga sudah laporkan pada kepala desa untuk mendampingi sehingga sudah laporkan masalah ini ke Polsek Mollo Utara untuk proses hukum, katanya.
dr Eduard Manurung Sp.Og yang merawat korban saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pasien atas nama Sufice Tefnai kondisinya dalam keadaan baik dan nanti hanya dikenakan rawat jalan.
Untuk informasi lain saya tidak bisa berikan sehingga mungkin teman-teman langsung ke penyidik karna ini sudah masuk proses hukum,ujar pria yang biasa disapa Edo ini.(tim)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top