Berita Utama

Minta Presiden Rubah Jadwal Pilpres, Bupati Flotim Berharap Dukungan Pemerintah Propinsi dan Kabupaten Se-NTT

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

LARANTUKA, METROTIMOR.Com–Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon bakal menyurati Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Ketua Komisi Pemilihan Umun Nasional Arief Budiman merubah jadwal Pilpres berlaku secara Nasioanal.

Demikian dikatakan Bupati Flores Timur, kepada Metrotimor. Com, Jumad, (3/08108) ketika mendamping Dirjen VI Pengendalian Pemanfatan Ruang dan Pengendalian Tanah melakukan Kunjungan Kerja ke Solor.

Permintaan Anton Hadjon sangat beralasan. Pasalnya, jadwal Pilpres dan Pileg  pada Rabu, 17 April 2019  mendatang bertepatan dengan perayaan Rabu Trewa bagian dari  kegiatan Pekan Suci Semana Santa di Kota Larantuka Kabupaten Flores Timur.

“Kita minta diundur secara Nasional. Rabu, 17 April 2019 bertepatan dengan perayaan Keagamaan. Bertepatan dengan Rabu Trewa. Bagian dari perayaan Pekan Suci,” jelas Bupati.

Pada masa tersebut, tidak saja umat Katolik-Flores Timur tengah mempersiapkaan bathin secara khusuk hal tak jauh berbeda juga dilakukan umat Kristen Protesran se-Indonesia.

“Bukan Kristen Katolik saja ya, tetapi umat Kristen Protestanpun mempersiapkan hal yang sama,” jelas Bupati.

Selain alasan di atas, merujuk pada regulasi KPU meyatakan apabila  terdapat kejadian khusus bisa melakukan penundaan di wilayah tertentu.
“Ada ruang pada aturan KPU. Bila terdapat kejadian spesifik, bisa dilakukan penundaan pada wilayah tertentu,” jelas Anton.

Sebelum menyurati Presiden dan Ketua KPU Nasional, telah digelar rapat bersama Kamis, (2/08/2018)  membahas hal terkait yang dihadiri Uskup Larantuka, Ketua PGI, Ketua MUI, FKUB, Pimpinan Partai Politik, Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat Flores Timur bertempat di Aula Setda.

Untuk itu, Bupati Flores Timur berharap Pemerintah Propinsi mendukung penuh langkah yang ditempuh serta diikuti Kabupaten lain di NTT.

“Saya harap dukungan penuh Pemerintah Propinsi, termasuk Kabupaten lain,” tutup Anton Hadjon. (*Tim).

upati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon bakal menyurati Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Ketua Komisi Pemilihan Umun Nasional Arief Budiman merubah jadwal Pilpres berlaku secara Nasioanal.

Demikian dikatakan Bupati Flores Timur, kepada Metrotimor. Com, Jumad, (3/08108) ketika mendamping Dirjen VI Pengendalian Pemanfatan Ruang dan Pengendalian Tanah melakukan Kunjungan Kerja ke Solor.

Permintaan Anton Hadjon sangat beralasan. Pasalnya, jadwal Pilpres dan Pileg  pada Rabu, 17 April 2019  mendatang bertepatan dengan perayaan Rabu Trewa bagian dari  kegiatan Pekan Suci Semana Santa di Kota Larantuka Kabupaten Flores Timur.

“Kita minta diundur secara Nasional. Rabu, 17 April 2019 bertepatan dengan perayaan Keagamaan. Bertepatan dengan Rabu Trewa. Bagian dari perayaan Pekan Suci,” jelas Bupati.

Pada masa tersebut, tidak saja umat Katolik-Flores Timur tengah mempersiapkaan bathin secara khusuk hal tak jauh berbeda juga dilakukan umat Kristen Protesran se-Indonesia.

“Bukan Kristen Katolik saja ya, tetapi umat Kristen Protestanpun mempersiapkan hal yang sama,” jelas Bupati.

Selain alasan di atas, merujuk pada regulasi KPU meyatakan apabila  terdapat kejadian khusus bisa melakukan penundaan di wilayah tertentu.
“Ada ruang pada aturan KPU. Bila terdapat kejadian spesifik, bisa dilakukan penundaan pada wilayah tertentu,” jelas Anton.

Sebelum menyurati Presiden dan Ketua KPU Nasional, telah digelar rapat bersama Kamis, (2/08/2018)  membahas hal terkait yang dihadiri Uskup Larantuka, Ketua PGI, Ketua MUI, FKUB, Pimpinan Partai Politik, Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat Flores Timur bertempat di Aula Setda.

Untuk itu, Bupati Flores Timur berharap Pemerintah Propinsi mendukung penuh langkah yang ditempuh serta diikuti Kabupaten lain di NTT.

“Saya harap dukungan penuh Pemerintah Propinsi, termasuk Kabupaten lain,” tutup Anton Hadjon. (*Tim).

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top