Berita Utama

Selamatkan Generasi Muda Flotim, Kapolres Himbau Kurangi Konsumsi Miras

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

LARANTUKA, METROTIMOR. com–Mencermati fakta laka-lantas di Flores Timur dalam seminggu empat nyawa melayang sia-sia di jalan, membuat miris Kapolres Flores Timur  Arry Vaviriyantho.

Empat kasus Laka-lantas tersebut diketahui pengemudi kendaraan baik roda dua dan roda empat berada dalam pengaruh alkohol.

“KasusLaka-lantas di Nuri-Nurabelen Kecamatan Lewotobi renggut dua nyawa sekaligus. Serta beberpa tempat lain seminggu terkahir. Tidak  termasuk, luka berat dan luka ringan. Rata-rata dari mulut korban, tercium aroma alkohol,”.  Sebut Ary menyesali kejadian.
Selain merenggut nyawa orang muda atau generasi produktif Flotim, masih banyak dampak ikutan yang mungkin saja tidak diketahui publik. Sebut saja seringya kasus pertengakaran rumah tangga akibat alkohol, wanita yang menjadi janda, anak-anak mendadak jadi yatim-piatu akibat orang tuanya tewas sia-sia di jalanan  pasca mengkonsumsi miras.
“Bukan cuma kehilangan nyawa, pertengkaran disertai kekerasan dalam rumah tangga sering di picu oleh alkohol. Belum lagi isteri  yang menjadi  janda dan anak menjadi yatim-piatu akibat minuman miras”.

Arry mengajak  segenap elemen di Flores Timur, baik pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat serta  orang tua di bergandeng tangan selamatkan orang generasi muda Flotim dengan mengurangi konsumsi miras.

“Selamatkan generasi muda Flotim, dalam artian luas. Tidak sekedar omong-omong tapi tunjukan kepedulian kita dengan mengawasi secara ketat pergaulan para remaja. Yang terpenting kurangi konsumsi miras. Bila perlu tidak usah mengkonsumsi,”.

Lebih jauh, orang nomor satu dijajaran kepolisian setempat melihat arak  (miras lokal) sebagai minumn serimonial merupakan bagian dari budaya sehingga waktu dan peruntukannta jelas.
“Arak sebagai minuman serimonial dalam berbagai ritual budaya sah-sah saja. Jumlahnya tidak banyak.”. Sebut Kapolres.

Arry melanjutkan, menjadi persoalan ketika peredaran dan produksi arak sepertinya tidak terkontrol sehingga dapat dibeli secara gampang dan bebas oleh generasi muda Flotim kapan dan dimana saja.
“prihatinya, dikalangan generasi muda baik pelajar, mahasiswa serta pemuda pada umumnya gampang membeli arak dan mengkonsumsi secara bebas. Padahal lebih banyak dampak buruknya,”.

Untuk itu, Arry berharap ke depannya semua elemen bahu-membahu  proaktif dalam pengawasan terhadap generasi muda dengan menghindari mengkonsumsi miras berlebihan karena sangat merugikan generasi kita. (*BNY).

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top