Berita Utama

Jurnalis senior TTS ikut Caleg 2019,ini tanggapan salah satu tokoh pemuda

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

SoE,METROTIMOR.com– Tahapan pemilihan anggota Legislatif pada tahun 2019 telah berjalan di seluruh partai politik mulai perekrutan pemberkasan hingga pendaftaran yang ditutup pada tanggal 17 juli lalu dilanjutkan dengan tahapan verifikasi hingga pengumuman Daftar Calon Tetap tentunya.
Dari ratusan bacaleg terdapat nama salah satu Jurnalis senior TTS Paul Papa Resi pada Partai Demokrat dapil TTS 3 No urut 8.
Menarik karna pria kelahiran Ende ini dianggap sebagai pendatang yang tidak punya basis masa.
Kepada media ini Paul berbicara panjang lebar tentang niatnya ikut bertarung pada pileg 2019.
Menurutnya ada beberapa alasan dirinya siap bertarung yaitu pengalaman belajar politik di partai demokrat sejak 2006 dan banyak hal yang sudah didapat sehingga kini tiba saatnya mengimplentasikan apa yang diperoleh dengan memperjuangkan kepentingan masyarakat yang belum terakomodir dalam APBD.
Ada juga masalah pendidikan dan kesehatan yang juga perlu mendapat perhatian.
Intinya sejak tahun 2006 hingga saat ini saya memahami betul keadaan dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat TTS.
Terkait Ada nada nada sumbang mengatakan dirinya “Amnemet”atau pendatang Paul santai menanggapinya.
Saya sadar diri sebagai pendatang tapi pembawaan diri dan konsep serta gagasan membangun TTS dapat diterima oleh masyarakat.
Selain itu Paul Menambahkan bahwa dirinya selama ini memperjuangkan aspirasi masyarakat TTS melalui kritikan- kritikannya di media massa,saatnya dirinya ingin memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui Forum Parlemen DPRD TTS,dirinya berharap agar Masyarakat seandainya mempercayai dan terpilih sebagai wakil rakyat ia akan memperjuangkan aspirasi rakyat,
Pihaknya mengisahkan sudah cukup ia memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui media massa saatnya ia mau mau bersuara langsung untuk masyarakat.

Terpisah salah satu tokoh pemuda TTS Charles Lakapu memberi apresiasi terhadap pemuda pemuda TTS yang terjun ke dunia politik daerah karna memang sudah saatnya pemuda jadi tulang punggung pembangunan daerah.
Saya ucapkan selamat berjuang dengan mengutamakan elegancy dan dedikasi serta jauhkan isu primodialisme yang mengkerdilkan jiwa pejuang,ujarnya.
Ia menambahkan bahwa TTS punya kita semua,tidak ada istilah Amnemet atau bukan amnemet tetapi mari kerahkan seluruh kekuatan jiwa perjuangan untuk masyarakat TTS. (Jakson Faot)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top