Berita Utama

Suami Di Rote Tega Sentrum Dan Bunuh Istrinya

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

BA’A,METROTIMOR.com–Kasus pembunuhan terjadi di RT 14/RW 08 Dusun Lalolis, Desa Modosinal, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Senin (21/5). Ofrianus Tallo Manafe (47) membunuh istrinya Jublina Tallo Manafe-Bell (40) secara sadis, yakni disetrum dengan kabel listrik sampai tidak sadar, lalu dibunuh. Ofrianus sudah diamankan. Polisi masih menyelidiki motif utama pembunuhan ini. Namun, dugaan sementara, kasus ini terkait perselingkuhan sang suami.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Rote Ndao Aipda Anam Dwicahyo yang dihubungi VN di kantornya, kemarin petang, membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut.

Sesuai data dan informasi yang diperoleh polisi, pembunuhan terjadi sekitar pukul 14.30 Wita, kemarin. Tersangka Ofrianus dan istrinya berprofesi sebagai petani.

Saat itu, anak-anak dari pasangan suami-isteri tersebut, yakni Juventus Tallo Manafe (10) pulang dari bermain dengan temannya dan mendapati pintu rumah dalam keadaan terkunci. Bersama kakaknya, Ratna Novita Tallo Manafe (12) dan seorang adik perempuan mereka yang baru berusia sekitar 5 tahun, mereka mengintip ke dalam rumah melalui kaca jendela.

Di ruang tamu mereka melihat ayah mereka (Ofrianus) sedang berbicara dengan ibu mereka (korban). Sang ayah berulang kali melontarkan kata-kata “maaf” tetapi tidak digubris oleh korban yang sedang berbaring di tempat tidur yang ada di ruang tamu. Namun belum diketahui apa yang membuat pelaku melontarkan kata maaf. Diduga kesal karena permintaan maafnya tidak digubris, Ofrianus mengambil kabel dan menyetrum istrinya.

Disaksikan ketiga anaknya, korban Jublina Tallo Manafe-Bell berteriak-teriak “Aduh, aduh, aduh…” hingga tidak sadarkan diri. Selanjutnya tersangka mengangkat korban menuju kamar. Ia lalu membuka pintu belakang, mengambil parang dan membacok korban.

Setelah menghabisi istrinya, tersangka melukai dirinya sendiri di bagian perut dengan pisau.

Tiga bocah itu sangat ketakutan dan berlari memberitahukan ke salah satu tetangga, yakni Markus Dethan, yang langsung melaporkan kejadian itu kepada Kepala Dusun Lalolis, Aplonia Dethan.

Mendapat laporan tersebut, Kadus Aplonia Dethan pun menghubungi Kepala Desa (Kades) Modosinal. Setelah itu Kadus Aplonia Dethan bersama Markus Dethan dan sejumlah warga menuju TKP, namun tidak masuk ke dalam rumah.

Tak lama berselang, informasi pembunuhan itu sampai ke Polsek Rote Barat Laut (RBL). Personel Unit Reskrim Polsek RBL bersama-sama anggota identifikasi Polres Rote Ndao pun mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Barang bukti yang berhasil disita dari TKP, yakni kabel warna putih dan warna bening yang dipakai untuk menyetrum korban, sebuah hamar warna hitam, sebilah pisau bergagang kayu warna kuning.

Usai olah TKP, polisi pun membawa jenazah dan tersangka yang dalam kondisi terluka serius di leher dan perutnya ke RSUD Ba’a. Terhadap jenazah dilakukan visum dan tersangka pun mendapatkan perawatan medis. Victorynews.co.id

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top