Belu

Gara-gara Mau Beladiri Dari Sorotan Berita Pemerasan, Dua Wartawan KPK Dibekuk Polisi.

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

MALAKA, METROTIMOR.Com– Dua oknum wartawan Koran Perangi Korupsi ( KPK) Yeremias Tahu dan Didis Da Costa mau ingin membela diri dengan membuat surat klarifikasi dan balik melapor sejumlah media di Malaka terkait pemberitaan dugaan pemerasan terhadap para kepala desa di wilayah itu.
Kapolsek Malaka Tengah, AKP Rinaldi Hastomo di Betun, pekan kemarin mengatakan, aktifitas oknum wartawan KPK itu telah dikeluhkan warga Malaka khususnya aparat desa di sejumlah wilayah di Kabupaten Malaka, NTT.
Aktifitas mereka, kata Hastomo, hanya berfokus pada kegiatan fisik proyek dana desa.
Oknum wartawan itu ketika turun ke desa melakukan investigasi ala penyidik.Periksa fisik proyek, periksa dokumen dan mengancam kepala desa.
” Saya minta dan mengingatkan oknum wartawan itu agar tidak mengulangi perbuatannya terhadap masyarakat ataupun kepala desa.Sebaiknya cari pekerjaan yang tidak merugikan orang lain,” tegasnya.

Oknum wartawan bernama Yeremias Tahu mengatakan, kehadirannya di Polsek hanya untuk menyerahkan surat pemberitahuan tentang keberadaan media KPK dan surat klarifikasi dari lembaga terkait pemberitaan yang diduga memojokan wartawan media KPK selama ini.
“Selama ini saya dengan rekan-rekan wartawan KPK yang lain menjalankan tugas di lapangan tidak merugikan siapa-siapa,” pungkasnya.(anis ikun/es)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top