Berita Utama

TPI Tulandale akan dijadikan Sentra Kelautan Perikanan Terpadu

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

BA’A,METROTIMOR.com—Jika tidak ada ala rintangan yang menghalangi
dalam tahun anggaran 2018, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun dua kawasan Pengembangan Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (PSKPT) di Nusa Tenggara Timur yakni di Kabupaten Rote Ndao dan Sumba Timur.

Informasi yang diperoleh beberapa investor melirik Kabupaten Rote Ndao, untuk kabupaten Rote Ndao  sentra tersebut akan dibangun di TPI Tulandale.

Hal ini pula diakui Direktur Prima Segara Madani,Yunan Padmowijaya
kepada awak media dilobi lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao, usai mengelar rapat terbatas dengan Forkopimda Kabupaten Rote Ndao diruang kerja Bupati Rote Ndao, Kamis 5 April 2018.

Dikatakannya, kita ditargetkan akan dimulai 2018 mendatang.

“Kami Akan segera eksen
dilapangan Karena Pemerintah Rote Ndao Dukung,” cetusnya.

Bukti keseriusannya  dirinya mengaku bersama dengan staf ahlinya telah
mempresentasikan input, proses dan autput yang akan dilaksanakan
diwilayah kelautan Pulau Rote, dihadapan Forkopimda

Menurutnya, pembangunan SKPT merupakan bagian dari komitmen pemerintah membangun dari pinggiran secara khusus di sektor perikanan, sehingga pihaknya selaku mitra pemerintah menawarkan investasi modal diwilayah kabupaten Rote Ndao.

Dikatakannya, memang sesuai dengan sesuai Keputusan Menteri KKP No.51
Tahun 2016 tentang Penetapan Lokasi Pembangunan Sentra Kelautan dan
Perikanan Terpadu di Pulau-Pulau Kecil dan Kawasan Perbatasan yang
telah ditetapkan pada 27 September 2016.

“Jadi pembangunan sektor perikanan tangkap, air tawar, tambak, rumput
laut dan lainnya betul-betul dilakukan terpusat dari produksi perikanan hingga pengolahan dan pemasarannya. Sehingga pihaknya melirik lokasi di TPI Tulandale di Kota Ba’a” cetusnya

Dirinya berjanji kehadiran lembaganya  akan sangat membantu peningkatan
kesejahteraan petani nelayan di daerah setempat karena berbagai hasil
tangkapan maupun budidaya bisa teserap secara memadai.

“Kalau ada pabrik seperti ini maka pengembangan sektor perikanan
petani nelayan di daerah kita menjadi lebih maksimal karena hasilnya
langsung diolah dan dipasarkan,” katanya.

” Ketika Kami lakukan pemaparan desertasi pemerintah Kabupaten Rote Ndao respon positif, pak Bupati mendukung dan beliau berharap agar segera kami laksanakan, sehingga pulang dari pulau Rote kami akan
mempersiapkan segalanya untuk eksen dilapangan dalam waktu dekat,”
(***DN)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top