Berita Utama

Paket MS-Emi Terima APK dari KPU NTT untuk Dipasang di Seluruh Flobamoratas.

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

KUPANG,METROTIMOR.com– Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Marianus Sae Emilia Julia Nomleni (MS-EMi) menerima APK (Alat Peraga Kampanye) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT, Selasa (13/3/2018)

KPU menyerahkan APK kepada tim penghubung masing-masing pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur NTT agar di pasang di Flobamoratas (Flores,Sumba,Timor,Rote,Alor,Lembata dan Sabu).

Penyerahan ATK kepada paslon nomor urut 2 atau Paket Marhaen (Marianus-Emi) diterima Viktor Mado Waton.

Juru bicara KPU NTT, Yosafat Koli kepada insan pers di aula KPU NTT mengungkapkan, ada kekuatiran terkait kedatangan ATK ini. Namun saat ini alat peraga yang dicetak di Surabaya tersebut telah berada di Kupang.

“Seluruh alat kampanye dan alat peraga berangsur-angsur tiba di Kupang. Pembuatannya di Surabaya sehingga kedatangannya terlambat. Tidak ada pelanggaran dalam pengadaan ini karena penandatanganan kontrak baru dilakukan 28 Februari dan masa kerja 15 hari,” kata Koli didampingi Sekretaris KPU NTT, Ubaldus Gogi dan Ketua Bawaslu NTT, Thomas Djawa.

Dia menjelaskan, pengadaan APK menggunakan sistem lelang umum dan dicetak di Surabaya Jawa Timur. Total anggaran APK Rp5,4 miliar lebih dan total anggaran HPS lelang bahan kampanye Rp6,4 miliar lebih.

“Lieflet per paslon 1,516.310 lembar. Baliho total per pasangan calon 66 buah. Spanduk dan umbul-umbul masih dalam pemeriksaan. Spanduk per paslon 1 buah per desa, umbul-umbul 10 buah per Kecamatan,” ungkap Koli.

 

Sementara Sekretaris KPU NTT, Ubaldus Gogi menegaskan, pengadaan alat peraga kampanye belum terlambat tiba di Kupang. “Dari proses pengadaan tidak ada yang terlambat. Sebagian sudah tiba di Kupang dan kami sudah lakukan sortir. Akan diperiksa secara teliti soal mutu sebelum diserahkan ke Paslon. Batas akhir kontrak tanggal 15 Maret,” papar Gogi.

Ketua Bawaslu NTT, Thomas Djawa  mengapresiasi kinerja KPU NTT yang mulai membagikan APK Pilgub NTT.

“Kegelisahan terkait APK sampai ke Bawaslu sehingga langsung melakukan koordinasi dengan KPU NTT,” kata Thomas. Thomas berharap penempatan alat peraga sesuai dengan yang ditentukan KPU berdasarkan kesepakatan dengan Pemerintah.

Thomas juga mengaku belum terjadi pelanggaran terkait pengadaan APK ini. “Kalau mekanismenya seperti yang dijelaskan Pak Yosafat, saya sepakat belum ada pelanggaran terkait pengadaan APK ini,” beber Thomas. (*Monitorindonesia/ras)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top