Berita Utama

Warga Boni Siap Kawal Lontar Menuju Gedung Ti’i Langga

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

BONI, METROTIMOR. com–Warga Desa Boni dan sekitarnya siap mengawal kemenangan Paket Lontar dalam Pilkada Serentak Tahun 2018 ini dan mengantar Bima Fanggidae dan Erenst S.Z Pella menuju Gedung Kebanggaan Masyarakat Rote Ndao yakni Ti’i Langga.

Hal ini disampaikan masyarakat Boni dalam Tatap Muka dengan Calon Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao dari Paket Lontar di Desa Boni Rabu (07/03/2018) siang kemarin.

Ribuan masyarakat yang hadir dalam kesempatan itu, bersepakat untuk memenangkan Paket Lontar dalam Pesta Demokrasi Lima Tahunan tersebut,

Adrianus Beremau, yang menjadi perwakilan Masyarakat Boni dalam kesempatan itu mengatakan, warga Boni memiliki keinginan yang sangat kuat untuk mewujudkan kemenangan bersama Paket Lontar,

Warga yang datang adalah para pendukung Paket Lontar, yang sebenarnya tidak diundang Kusus melainkan mereka hanya mendengar informasi bahwa Paket Lontar akan melakukan Kampanye Dialogis di Desa Boni, sehingga mereka berbondong-bondong mendatangi Lokasi kampanye untuk mendengar langsung Program -program yang disampaikan oleh Paket Lontar untuk membangun Rote Ndao Lima Tahun kedepan.

Adrianus Mengaku, selama 10 Tahun terakir, warga Boni sudah cukup menderita karena Kebijakan pembangunan ke Desa Boni Hampir -hampir tidak ada, untuk itu warga Desa Boni saat ini sudah menyadari dan mereka tidak akan mau memilih pemimpin yang hanya mementingkan dirinya sendiri atau kelompok tertentu saja.

Warga minta agar Bima – Ernes setelah terpilih dan menjadi Bupati Rote Ndao, harus memberikan pelayanan secara merata bagi seluruh masyarakat Rote Ndao,

Wakil Ketua DPRD Rote Ndao, Petrus J. Pelle yang juga adalah Salah satu Jurkam Paket Lontar dalam kesempatan itu mngatakan, pihaknya sebagai Partai Pengusung sudah bersepakat dengan Calon Bupati dan Wakil Bupati Dari Paket Lontar agar dapat mewujudkan pembangunan yang merata bagi seluruh masyarakat Rote Ndao termasuk didalamnya Desa Boni.

Untuk mewujudkan hal itu, Kata Pelle Jika Paket Lontar terpilih maka pihaknya bersama Pemerintah akan membuat sebuah Peraturan Daerah yang mengatur Kusus soal penyebaran Pembangunan di Seluruh Kecamatan di Rote Ndao, sehingga setiap Tahun Anggaran tidak ada kecamatan yang tidak mendapatkan jatah Pembangunan Sama sekali

Hal senada juga disampaikan Ketua Fraksi Demokrat Nur Yusak Ndu Ufi dan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Rote Ndao Adrianus Pandie, yang mengaku akan mendukung rencana pembuatan Perda Pemerataan Pembangunan di Kabupaten Rote Ndao,

Menurut Anis Pandie, Perda tersebut sangat penting untuk memberikan gambaran yang jelas soal pembagian jatah Pembangunan ke seluruh wilayah di Kabupaten Rote Ndao, sehingga pemerintah dalam melaksanakan kebijakan pembangunan tidak seenak mau pemerintah saja

Selain itu, dengan adanya perda tersebut juga memudahkan Lembaga Dewan untuk melakukan pengawasan terhadap sejauh mana pelaksanaan Pembangunan yang tersebar di hampir seluruh Wilayah di Kabupaten Rote Ndao, dan juga memudahkan pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap keberhasilan program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Calon Bupati Rote Ndao, Bima Theodorianus Fanggidae mengatakan, pihaknya telah merencanakan, dalam setiap Tahun Anggaran setiap Kecamatan akan dianggarkan Kusus untuk infrastruktur jalan sepanjang 25 Kilo Meter

Selain itu, Infrastruktur penunjang lainnya seperti Kesehatan dan pendidikan juga akan terus ditingkatkan termasuk peningkatan kualitas Guru dan Tenaga Medis sehingga tidak semua jenis penyakit harus dirujuk ke Puskesmas ataupun Rumah Sakit.

“Saya ingin agar pasien yang dirujuk baik ke Puskesmas maupun ke Rumah sakit itu hanya pasien yang memang benar-benar penyakitnya tidak bisa ditangani di Pustu, begtu juga selanjutnya, jangan sampe Sakit sedikit langsung dirujuk ke Puskesmas ataupun ke Rumah Sakit, itu tidak Boleh lagi terjadi” ungkap Bima Fanggidae.

Selain itu, untuk meningkatkan Mutu pelayanan Kesehatan pihaknya juga akan memberikan Insentif Bagi Tenaga Medis, dan juga bagi Tenaga Medis baik bidan maupun Perawat dan lainnya yang masih berstatus Tenaga Kontrak Daerah (TKD) upahnya akan dinaikkan sesuai dengan Upah Minimum Regional, sehingga dengan harapan kalau gajinnya dan Insentifnya bagus maka Tidak adalagi Bidan ataupun Tenaga Medis yang meninggalkan Pustu.

(Beritantt. com)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top