Berita Utama

Frits Ronald Kirihio, Aktifis KNPB Kaimana Di Aniaya Di Polres Kaimana

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

KAIMANA,METROTIMOR. com– Peristiwa penganiyaan ini terjadi sejak kemarin, Senin, 12 Februari 2018, disaat Frits Ronald Krihio bersama Pdt. Edison Magai mendatangi Polres Kaimana terkait dengan laporan pengaduan yang dimasukan ke Polres Kaimana atas kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Jamsul Runtuk Kepala Distrik Yamor Kabupaten Kaimana terhadap Pdt. Edison Magai.
Kehadiran Ronald dan Pdt. Magai ke Polres Kaimana adalah untuk mengambil STPL(Surat tanda Pelaporan), Namun pada saat tiba di Polres Kaimana, mereka bertemu dengan Kepala distrik Yamor sehingga Ronald terpancing marah dan sempat mengeluarkan beberapa kata dengan nada keras.
Setelah itu Wakapolres Kaimana meminta Korban (Pdt. Edison Magai) untuk bertatap muka diruangan tersendiri bersama WAKAPOLRES, namun ronald tidak menerima karena kominikasi hanya dilakukan antara korban dan wakapolres sehingga terjadi pula keributan sejenak. Namuan Setelah itu Ronald mengalah dan duduk menunggu diruangan tamu Reskrim Polres, dan Kemudian datang seorang Polisi memukul Ronald tanpa sebab sehingga Ronald marah dan melakukan perlawanan kepada Polisi tersebut.
Karena mereka (Ronald dan Polisi) saling kejar keluar ruangan, maka sejumlah polisi melihat hal itu dan melakukan pengeroyokan terhadap Ronald. Peristiwa itu menyebabkan Ronald mengalami luka pada bagian pipi kanan karena kepala ronald diinjak oleh Polisi sehingga tergores di aspal. Juga bagian kepala Ronald mengalami benturan-benturan keras hingga wajah Ronald dan bagian kepala lainnya mengalami bengkak. Tidak hanya itu, jari-jari kaki Ronald mengalami luka-luka akibat terseret diaspal.
Saat ditemui sore tadi, Ronald memberi keterangan bahwa dia dikenakan UU darurat, yang pasalnya akan terkena sangksi penjara selama 7 tahun”saya dijerat UU Darurat dengan sangsi 7 tahun tahanan”. Sementara ronald dalam Proses untuk di Pindahkan ke LP Fak-Fak. “Rencananya ronald akan dipindahkan ke tahanan Lembaga Fa-Fak”, tutur Henock Kirihio orang tua Ronald menyampaikan hasil tatapmuka dengan pihak polres sore tadi.
Sampai saat ini, kondisi Ronald sangat memprihatinkan.
Mohon maaaf. Jaringan Internet di Kaimana terganggung hampir seminggu, sehingga Informasi Kronoligi ini terlambat diterbitkan.
Komite Nasional Papua Barat Wilayah Kaimana, memohon semua pihak dalam membantu mengadvokasi masalah ini.

Kronologi awal.

HAMBA TUHAN GEREJA KEMAH INJIL DI PAPUA DI ANIAYA KEPALA DISTRIK YAMOR KAB.KAIMANA
1. Jenis Laporan : Berita
2. Tempat : Kabupaten Kaimana
3. Sumber Laporan : Pdt. Edison Magai
4. Diliput oleh : Samuelo Ronaldo
5. Kronologi

Kronologis Awal Masalah
Pada hari ini Selasa, 06 Februai 2018 terjadi kasus penganiaan oleh oknum pegawai negeri berstatus jabatan Kepala Distrik Yamor di Kabupaten Kaimana terhadap seorang hamba Tuhan Pdt. Edison Magai dari Gereja Kemah Injil di Papua di Kelurahan Koroy Kaimana. Awalnya pada tanggal 04 Februari 2018, Pdt. Edison Magai membawa misi kemanusian atas nama korban musibah laut yang menewaskan 4 masyarakat Kampung Distrik Yamor dari 21 orang yang berhasil selamat atas musibah kecelakaan lintas laut tanjung Boi Teluk Etna-Kaimana pada tanggal 19 Januari 2018. Maksud Pdt. Edison Magai adalah memberikan laporan kepada kepala distrik Yamor untuk mengetahui musibah tersebut dan menandatangani surat keterangan musibah korban untuk disampaikan kepada Bupati Kaimana. Namun Hal tersebut dibiarkan dan tidak ditanggapi sejak surat diberikan pada hari sabtu tanggal 04 Februari 2018 lalu.
Kemudian pada tanggal, 06 Februari dengan kecewa, Pdt. Edison Magai mendatangi rumah kepala distrik pada pukul. 08.00 WP, dengan maksud bertanya tentang surat tersebut; dan pada saat itu sang Kepala Distrik asal orang Toraja, status menikah, agama Kristen Protestan; ini memberikan kata-kata hinanaan terhadap sang Pdt. Hinaan tersebut mengandung unsur sarah yang merendahkan derajat manusia Papua pada umumnya dengan menunjuk muka sang Pdt dan berkata “ Kau bukan manusia, kau bukan Pdt, suratmu ini tidak benar dan disertakan pukulan di daerah kepala bagian telinga dan bagian dada serta mendorong Pdt. Edison Magai.
Hal tersebut dinilai oleh Pdt Edison Magai sangat tidak manusiawi. Alasannya, berkata bahwa “ saya (Reed, Pdt.Edison Magai) menggap tindakan Kepala Distrik Yamor sangat tidak manusiawi, apa yang beliau lakukan terhadap saya tidak memandang saya atau korban kecelakaan laut yang adalah orang Papua itu sebagai manusia tetapi sebagai binatang sehingga kami tidak dihargai.” “ saya tahu bahwa DPR Kaimana suda membahas peristiwa kecelakaan tersebut dan seluruh orang Kaimana tahu tentang peristiwa tersebut, dimana melibatkan pencariaan korban oleh BASARNAS Kaimana dan Polair Kaimana. Saya sebagai hamba Tuhan yang ada dalam kecelakaan itu berhasil selamat sehingga saya diminta memberikan keterangan atas nama korban kecelakaan kepada pemerintah sesuai petunjuk Pol Air Kaimana.” Demikian yang diutarakan Pdt. Edison Magai di Polres Kaimana. Dirinya mengaku bahwa kepala Distrik Yamor tidak pernah bertugas ditempat tugasnya, sehingga wilayah kantor menjadi berumput dan tidak terawat, dirinya menambahkan bahwa kepala distrik sering menganiaya para kepala Kampung yang bertanya tentang hak mereka. Jadi dirinya memprediksi ada indikasi korupsi terhadap dana distrik dan juga dana kampung di wilayah distrik Yamor.
Atas kekecewaanya itu mengantarkan kepada laporan Polisi pada hari ini tanggal 06 Februai 2018 dan Fisum dokter Rumah Sakit Kaimana oleh dr. Yoan S.Mose. SIP.446/388/2011. (Fransiska Auwe)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top