Berita Utama

Pembangunan Rumah Sakit Pratama Boking Diduga Bermasalah?

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

SoE, METROTIMOR.Com– Pembangunan Rumah Sakit Pratama Boking, di Kabupaten TTS, Provinsi NTT, dikerjakan dengan anggaran sebesar Rp 17, 4 Milyar diduga bermasalah.
Proyek raksasa itu dikerjakan pada 2017 lalu dengan jadwal kerja jatuh tempo akhir tahun 2017 namun belum selesai 100 persen fisik pembangunannya.
Dugaan tersebut diungkapkan Ketua ARAKSI TTS, Alfred Baun, S.H kepada Metrotimor.Com melalui WhatSappnya, Sabtu ( 10/2/2018) malam.
Menurut hasil investigasi ARAKSI TTS, kata Baun, sebelum selesai pekerjaan fisik bangunan terlebih dahulu dicairkan anggaran tersebut seratus persen.
Padahal kenyataan fisik pembangunan di lapangan masih belum tuntas sesuai kontrak kerja .
Oleh karena itu, ARAKSI menduga ada kerugian negara sekitar milyaran rupiah. Selain itu, Baun menduga ada skenario antara Dinas Kesehatan Kabupaten TTS dan oknum -oknum tertentu untuk mengamankan dana tersebut meski fisik bangunan belum tuntas seratus persen.
” Terkait dengan dugaan ini, dalam waktu dekat kami dari ARAKSI akan membuat laporan kepada KPK di Jakarta.
Meskin pun pemdaTTS telah melakukan MoU dengan pihak kejaksaan negeri SoE untuk kontrol dana proyek pembangunan tersebut.
Namun kinerja Kejaksaan Negeri SoE belum optimal,” kata Baun
Baun menyebutkan, dana pekerjaan Rumah Sakit Pratama Boking itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus tahun anggaran 2017. Namun disesalkan Baun, bahwa pekerjaannya sangat amburadul.
Selain itu, ada dugaan lain yakni Dinas Kesehatan TTS menggunakan dana DAK yang seharusnya untuk pembiayaan banyak proyek fisik di berbagai OPD termasuk Dinas PU TTS yang proyek fisik tahun 2017 terbengkalai . Sebab, pos anggaran dialihkan untuk membiayai pembangunan rumah sakit pratama Boking.
Ketua ARAKSI Alfred Baun menilai, ada kejanggalan yang fatal anggaran yang dimanfaatkan untuk pembiayaan rumah sakit tersebut.
Dugaan ini semakin berdampak negatif terhadap pembangunan di TTS karena sistim gali lubang dan tutup lubang. Artinya dugaan dana Silpa TTS dipastikan bahwa dana SIlPA bernilai ratusan milyar yang menjadi perhatian publik selama ini hanya diatas kertas alias Silla bodong dan bisa dipastikan fisik uang tidak ada.,” tutur Baun seraya mengharap kepada KPK untuk usut dugaan kasus rumah sakit pratama Boking.Jika KPK berhasil membongkar kasus ini maka sudah pasti ada pintu masuk untuk usut kasus Silpa lainnya di TTS.(TIN)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top