Berita Utama

Dua Remaja Rote Barat Daya ditemukan Tewas di Desa Sanggoen.

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

BA’A,METROTIMOR.com—Dua pemuda asal dusun Tekeme Desa Mbokak Kecamatan Rote Barat Daya ditemukan tewas di lokasi hutan Negara dusun Leteklain Desa Sanggaoen Kecamatan Lobalain, Selasa (30/1/2018).

Kedua pemuda tersebut adalah Risno Manu (17) pelajar SMKN 1 Lobalain dan Mateos Manu (18).

Kapolres Rote Ndao, AKBP Murry Mirranda,S.Ik. melalui Kabag Humas Polres Rote Ndao, AIPDA.Anam Nurchayo kepada media metrotimor. com Selasa (30/1/2018)

berdasarkan keterangan saksi dari kedua ayah korban yakni Yusuf Manu dan Benyamin Manu bahwa pada hari Minggu, tanggal 28 Januari 2018, sekitar Jam 09.00 wita, Risno Manu bersama dengan Ayah kandungnya pergi ke sawah dengan menggendarai sepeda motor.

Setiba disawah, mesin pembajak sawah (Traktor) yang hendak digunakan kehabisan bahan bakar, maka Ayah Korban menyuruh Korban untuk pergi mencari Solar dengan mengendarai sepeda motor.

Namun karena tidak mendapat Solar, korban tidak kembali ke sawah. Korban Risno Manu disuruh Kakeknya pergi mencari hewan (kerbau) milik mereka yang hilang. Korban pergi bersama rekannya Mateos Manu.

Karena hingga petang korban tidak pulang ke rumah, maka ayah dan kakek korban dan beberapa warga sekitar pergi ikut mencari Kerbau tersebut dan mereka pun menemukan kerbau tersebut, sayangnya kedua pemuda ini yakni Risno dan Mateos tidak ditemukan. Mereka pun pulang kerumah

Hingga malam hari kedua korban pun tak kunjung pulang, sehingga kedua ayah korban denhan sejumlah warga memutuskan untuk pergi mencari kedua korban di hutan sekitar. Namun kedua korban tak ditemukan.

Pencarian berlanjut pada Senin (29/1) pagi di sekitar hutan di desa Oebatu. Pada saat melintasi sebuah sumur tua, mereka melihat sebilah parang didasar sumur, mereka pun menghubungi pihak Polsek RBD.

Mendapat informasi, Kapolsek Rote Barat Daya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kapolres Rote Ndao AKBP Murry Mirranda selanjutnya Kapolres memerintahkan anggota Polres Rote Ndao bersama dengan anggota Polsek Rote Barat Laut dan anggota Polsek Lobalain untuk segera ke TKP.

Sekitar pukul 15.30 Wita Anggota Polres melakukan upaya dengan turun kedasar sumur tua tersebut, namun sayangnya tidak ditemukan kedua korban. Menurut pengakuan ayah korban Mateos Manu, bahwa parang tersebut merupakan parang milik anaknya. Mereka pun kembali ke rumah.

Pencarian berlanjut dilakukan pada Selasa (30/1) pagi dilakukan keluarga dan warga sekitar dibawah pimpinan anggota DPRD Rote Ndao, Mikale Manu dan dibantu pihak Polres Rote Ndao dibawah pimpinan Kapolres Murry Mirranda.

Sekitar pukul 11.00 Wita, ayah korban Yusuf Manu bersama warga menemukan kedua orang tersebut dalam keadaan meninggal dunia di kawasan Hutan Negara, Dusun Leteklain, RT.14/RW.07, Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain.

Selanjutnya tim Polres Rote Ndao melakukan olah TKP dan kedua korban dievakuasi ke RSUD Ba’a untuk dilakukan autopsi. Kedua korban diperkirakan dibunuh dikarenakan adanya bekas luka potong pada tulang leher mereka.

Identitas dan motif pelaku pembunuhan terhadap kedua korban masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh tim penyidik Sat Reskrim Polres Rote Ndao. (**MTC01)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top