Berita Utama

SMANSA Kupang Rebut Piala Bergilir SEDC

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

KUPANG, METROTIMOR.COM–Sekolah Menengah Atas Negeri Satu (SMANSA) Kupang, akhirnya kembali merebut piala bergilir Smansa English Debating Championship (SEDC) 2017, setelah membuat SMAK Geovani tak berkutik pada laga final debat bahasa Inggris, Kamis (9/11/2017).

Piala bergilir tersebut sempat disimpan Sekolah Menengah Atas Negeri Tiga (SMANTIG) Kupang, selama satu tahun, saat menjuarai SEDC tahun 2016 lalu.

Namun, kali ini SMANTIG Kupang harus legowo mengakui kemampuan SMANSA dan merelakan piala bergilir digondol sang jawara baru.

Kepala Sekolah SMANSA Kupang, Drs. Bapa Muda, menyampaikan proficiat kepada tim dari SMANSA dan berharap pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi siswa lain untuk bisa berprestasi.

“Bagi yang belum juara jangan berkecil hati, terus belajar untuk menjadi yang terbaik “, ungkap Bapa Muda.

Dia berharap, tahun 2018 nanti banyak yang bisa berpartisipasi memeriahkan kegiatan dimaksud.

“Kegiatan ini merupakan ajang untuk menunjukan kemampuan intelektual anak-anak, bukan hura-hura belaka”, imbuhnya.

Salah satu Pembina English Club, Sandy Paliama, menyampaikan terima kasih kepada kepala sekolah SMANSA Kupang yang selalu memberi support sehingga prestasi gemilang ini dapat diraih.

“Kami bukan apa-apa jika tidak mendapat dukungan dari bapak kepala sekolah, terimakasih bapak, God Bless”, ungkap Sandy.

Menurut Dia, anak – anak yg menguasai debat, tidak serta merta bisa berdebat dengan baik, tetapi diberi kesempatan untuk mengasah kemampuan mereka dalam wadah english Club SMANSA.
Selain itu sistem mentoring dari senior dan Junior berjalan dengan baik.

“Dalam wadah ini, Selain siswa diberi kesempatan untuk mengambil bagian dalam berbagai kompetisi, sekolah juga memberi ruang untuk kami dapat mengasah kemampuan siswa. Itulah yang membuat anak-anak dari yg awalnya mereka biasa-biasa saja, menjadi debater yang baik. SMANSA tetap Jaya”, jelas Sandy.

Terpisah, ketua tim debat Smansa yang juga dinobatkan sebagai the Best speaker, Gloria Sedeh, mengaku tidak menyangka akan menjadi pemenang, pasalnya, semua debater yang berpartisipasi sangat kompetitif dan memiliki kemampuan yang mumpuni.

“Saya tidak percaya bisa mendapat juara I, karena lawan-lawanya berat dan hebat – hebat semua tapi Puji Tuhan bisa juara,” ungkap Gloria.

Dia berkomitmen, akan terus berlatih untuk meningkatkan kualitas diri agar dapat memberikan yang terbaik bagi Smansa tercinta.

“Kami sadar bahwa mempertahankan lebih sulit daripada mendapatkan, dan menjaga jauh lebih sulit daripada mempertahankan, tetapi prestasi yang terpatri pada piala yang kami peroleh hari ini, tak akan mudah bergeser dari Smansa, itu janji kami”, ujar Gloria optimis. (*yy/Nyongky)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
RoteOnline Google Play
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top