Berita Utama

Miris,Kerja 17 Tahun Tidak di Gaji,Malah di Pecat.

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

SoE,METROTIMOR.com– Apolos Tahun (47) Karyawan Pada Rumah Sakit Ibu dan Anak Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mengaku selama bekerja tidak perna diupah oleh Rumah sakit Ibu dan Anak

Apolos Tahun, bekerja pada Rumah Sakit Ibu dan anak dari Tahun 1999 dan Upah kerjanya tidak dibayarkan terhitung sudah 17 Tahun. ia bekerja pada Rumah Sakit milik swasta itu Bekerja sebagai Clinik Sevice 13 Tahun, sebagai Supir 5 Tahun, dan Jabatan Terakhir sebagai bendahara dan Haknya tidak dibayarkan selama ia bekerja.

Apolos Mengisahkan Kepada Metrotimor.Com di Soe belum lama ini, Pemecatan dirinya dengan Surat peringatan pertama, oleh Pemilik Yayasan, dengan alasan tidak jelas bahwa tidak mengikuti ibadat, langsung dirinya mendapatkan surat dirumahkan, berselang beberapa hari langsung di kasih keluar surat Pumutusan Hubungan Kerja (PHK) ia menilai tidak prosuderal.

Aplos menjelaskan saya tidak persoalkan pemecatan itu tetapi saya minta Hak saya diberikan imbalan karena selama ini saya bekerja pada Rumah sakit itu.

Sementara Kuasa Hukum Untuk Apolos Tahun,Agustinus Banamtuan kepada metrotimor.com Kamis,(9/11/2017) mengatakan sementara masih tunggu anjuran dari Nakertans, surat kelayakannya baru kita laporkan kepihak yang berwajib.

Benyamin Boro sebagai Mediator Nakertrans TTS, mengaku kasus tersebutb akan diproses hingga Tuntas.

Benyamin Boro mengaku Sudah kedua kali melayangkan surat ke pihak Rumah sakit, tetapi tidak memenuhi panggila.

Sementara Arit Billi Selaku Ketua Yayasan Rumah Sakit Ibu Dan Anak beberapa kali metrotimor mendatangi Rumah Sakit guna konfirmasi, tetapi tidak berada ditempat, bahkan dihubungi via HP pun diluar Jangkauan hingga berita ini diturunkan.

(jakson Faot)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
RoteOnline Google Play
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top