Berita Utama

Diadvokasi HI, 20 % Dana Pemberdayaan Desa Noelbaki Dialokasikan untuk Kaum Disabilitas

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

KUPANG, METROTIMOR.COM– Perhatian kepada kaum disabilitas di Desa Noelbaki, Kabupaten Kupang, sudah tergolong sangat baik. Hal tersebut dibuktikan dengan dialokasikannya 20 % anggaran dari dana pemberdayaan di khususkan untuk kaum marginal.

Kepala Desa Noelbaki, Melkisedek Keubana, kepada awak media di kantornya, Rabu (7/11/2017), mengatakan, dalam setiap forum musyawarah pemerintah Desa Noelbaki selalu melibatkan kaum rentan, seperti kaum perempuan dan kaum disabilitas.

“Perhatian kami kepada kaum disabilitas sebenarnya sudah lama, namun secara organisatoris baru terbentuk tahun 2016, ketika Handicap International (HI) dan Bengkel Appek, dan sudah berbadan hukum, namanya Forum Nekaf”, jelas Melkisedek.

“Saya juga ingin sampaikan terima kasih kepada Handicap International dan bengkel Appek, harapan kami kerjasama ini berkelanjutan sampai anak cucu kami”, imbuhnya.

Menurutnya, pada tahun anggaran 2017, pihaknya mengalokasikan anggaran sebesar Rp.100 juta, kepada forum Nekaf untuk kegiatan pemberdayaan anggota kelompoknya.

“Anggaran sudah kami siapkan tetapi kelompok harus membuat proposal pemanfaatan dana, sehingga dana bisa kami cairkan”, jelas Melkisedek.

Selain itu, pemerintah Desa Noelbaki juga menyiapkan bantuan 20 ekor anak babi bagi kaum disabilitas yang nantinya akan bergulir didalam forum Nekaf.

“Bantuan tersebut belum kami serahkan karena Dana Desa tahap II belum cair”, ungkapnya.

Kades Noelbaki berharap, dengan adanya kerjasama dengan Handicap International dan Bengkel Appek, tahun 2020 forum Nekaf sudah mandiri dan sudah terbentuk koperasi yang dapat melayani semua masyarakat khususnya kaum rentan.

Senada disampaikan Ketua Badan Permusyawatan Desa (BPD) Noelbaki, Hawu Kalay, mengatakan, Desa Noelbaki sudah memiliki Peraturan Desa tentang alokasi anggaran untuk Kaum Disabilitas sebesar 20%.

“Dasar pemikiran kami, bahwa jika kami menangani orang-orang ini maka akan mengurangi kemiskinan “, ujar Kalay.

Dia berharap, anggaran yang dikucurkan dapat dikelola dengan baik sehingga mensejahterakan seluruh anggota kelompok tanpa kecuali.

“Kelola dengan baik agar menunjang kebutuhan keluarga dan ekonomi anggota forum, tetapi bagi yang belum dapat bantuan jangan kurang hati karena semua masih berjalan”, pungkasnya.

Selain jabatan sebagai ketua BPD, Hawu Kalay juga dipercaya sebagai pembina kelompok Nekaf, mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan pendataan terkait penyandang disabilitas di desa Noelbaki.

“Jumlah anggota kelompok sebanyak 28 orang, tetapi kami masih terus melakukan pendataan”, tuturnya. (Nyongky)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
RoteOnline Google Play
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top