Berita Utama

Pemerintah Dan Tokoh Lintas Agama Amanatun Utara Perangi Human Traficking.

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

SoE,METROTIMOR.com–Masalah perdagangan orang (human trafficking) di Amanatun utara yang terus memakan korban nyawa memantik perhatian sejumlah kalangan tokoh lintas agama berkumpul untuk menyatakan perang terhadap masalah ini.

Pertemuan yang digelar selama 3 hari sejak tanggal (4-6/11/2017) dibingkai dalam bentuk sosialisasi ke gereja-gereja, ke SMP Negeri Amanatun utara dan ke SMA Negeri Ayotupas, serta dilaksanakan pula lokakarya yang menghadirkan unsur tokoh lintas agama, dan pemerintah se-Kecamatan Amanatun utara.

Pdt.Ivonne Peka, Ketua Klasis Amanatun utara melalui siaran pers yang diterima media ini menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk tanggung-jawab gereja dan pemerintah terhadap masalah human trafficking oleh GMIT sudah dinyatakan sebagai bencana kemanusiaan.

Ditambahkan pula bahwa kegiatan ini dapat terselenggara berkat kerjasama Klasis Amanatun utara dengan Pemerintah Kecamatan Amanatun utara didukung oleh UPP Tanggap bencana dan kemanusiaan GMIT, BPP Advokasi hukum dan perdamaian, serta Koalisi peduli migran dan perdagangan orang NTT, tambahnya.

Hadir dalam Acara ini Pdt.Paoina Barapah dan Pdt.Eny Sahertian dari Sinode GMIT bersama rombongan lintas agama dari Kupang dan beberapa Negara sedangkan dari wilayah Amanatun utara hadir pula Romo Yarid dari Paroki Tumu, para Pendeta GMIT diwilayah pelayanan klasis Amanatun utara, Mekky Neno Camat Amanatun Utara, dan para Kepala desa se Kecamatan Amanatun utara.

Hasil dari pertemuan ini sebagai tindak lanjut yang disepakati, menurut Pdt.Ivonne bahwa akan diawali dengan proses pendataan secara keseluruhan berapa pekerja migran asal Amanatun utara lengkap dengan alamat dan jenis pekerjaan yang sedang digeluti serta menelusuri untuk selanjutnya data itu menjadi dasar perencanaan program pemberdayaan menuju cita-cita Amanatun utara sebagai daerah ramah migran.

Sementara itu, tanggapan Camat Amanatun utara Mekay Neno ketika dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan bahwa pemerintah.

Camat Amanatun utara Mekay Neno yang dikonfirmasi Metrotimor.com melalui telepon selulernya Selasa,(7/11/2017) mengatakan pemerintah merasa sangat berterima kasih atas perhatian berbagai pihak terhadap masalah human trafficking di Amanatun utara dan k arena itu sebagai Kepala pemerintahan pihaknya siap mendukung semua usaha dan tindak lanjut yang disepakati dalam kegiatan lokakarya yang dilaksanakan.
Dan ini sangat bermanfaat untuk kami dan tujuan dari sosialisasi ini kami minta untuk terus dilaksanakan sehingga masyarakat lebih memahami soal Human trafiking karena dengan sosialisasi mampu merubah akan pola pikir,karena masyarakat Desa masih minimnya pemahaman soal trafiking.
saya sebagai Camat selaku Pemerintah kami berharap kegiatan sosialisai ini jangan hanya di sini saja tetapi tetap dilakukan ke seluruh wilayah di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) ucapnya. (Jakson Faot)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
RoteOnline Google Play
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top