Berita Utama

UPG 45 Akhirnya Bangkit Menuju Puncak Kejayaan

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

KUPANG, METROTIMOR.COM– Setelah melewati polemik yang berkepanjangan selama kurang lebih tiga tahun, Universitas Pendidikan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang dilebur menjadi Universitas Persatuan Guru (UPG) 45, akhirnya kembali bangkit menuju puncak kejayaan.

“Setelah ijin operasional UPG 45 oleh kemenristek Dikti kami peroleh, kami langsung melakukan sinkronisasi data dan tepat hari ini, Selasa (1/11/2017) sudah selesai diupload”, jelas Rektor UPG 45, David Selan, saat konferensi pers di Auditorium Kampus UPG 45.

Lebih lanjut, David Selan mengatakan tahap pertama sinkronisasi data, sudah 1.309 mahasiswa terdaftar. Pihaknya juga akan mempersiapkan segala administrasi untuk melakukan wisuda pada waktu dekat.

Senada, Wakil rektor 2, yang membidangi administrasi umum, keuangan dan kerjasama, Zummi Dami, menjelaskan, mahasiswa yang disinkronisasi adalah mereka yang melaporkan diri di ketua program studi.

“Ada beberapa ketentuan administrasi seperti membawa serta KRS dan KHS untuk didata kembali sebagai mahasiswa aktif UPG 45 sesuai instruksi dari kemenristek dikti”, ujar Zummi.

Dia menghimbau mahasiswa yang belum mendaftar, agar segera kembali melaporkan diri ke ketua program studi karena akan lakukan sinkronisasi tahap II.

Sementara itu, wakil rektor 3, yang membidangi kemahasiswaan dan kerohanian, Uli Riwu Kore, mengatakan agenda besar yang dihadapi UPG 45 adalah integrasi data mahasiswa dan sudah terlaksana,

“Tentu kami bangga dan senang, kami juga sudah menerima mahasiswa baru dan 2 atlit kempo yg mewakili Indonesia di Amerika menjatuhkan pilihan di UPG 45, ini membuktikan bahwa masyarakat masih percaya jika UPG 45 memiliki kemampuan dan dapat membina atlet di berbagai cabang olahraga”, jelasnya

Menurut Dia, berbagai upaya telah dilakukan untuk menginformasikan kepada publik tentang eksistensi UPG 45, yakni melalui berbagai media massa, mimbar gereja, dan ruang publik seperti pasar dan lain sebagainya.

“Kami berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang universitas PGRI yang ditutup kemudian dimigrasi ke UPG 45”, ungkap Riwu Kore.

Dalam konferensi pers itu juga, Ketua Badan penyelenggara harian UPG 45, Sam Haning, menegaskan, UPG 45 merupakan universitas yang resmi diakui kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, setelah universitas PGRI ditutup.

“Kami sampaikan kepada mahasiswa yang masih ada di luar, jangan ragu lagi,
Kami bukan melaksanakan perkuliahan di kos-kosan, kami memiliki gedung perkuliahan yang jelas”, tegas Sam Haning.

Belum lama ini, lanjut Haning, sebuah prestasi gemilang dibuat UPG 45 saat seminar Nasional seluruh universitas yang digelar di provinsi Bali, dimana Rektor UPG 45 dipercaya sebagai salah satu steering comitte (SC) dari 3600 rektor yang hadir.

“tak hanya itu, Rektor UPG 45 dipercaya untuk mengkoodinir Aksi Kebangsaan menolak radikalisme di NTT, dan kegiatan akbar yang dihadiri Menteri Perdagangan dan 2 orang anggota DPR RI itu sukses”, ungkapnya.

“Saya yakin tahun 2018 akan menjadi kebangkitan terbesar UPG 45, saya pastikan kebangkitan UPG 45 akan lebih luar biasa dari universitas PGRI sebelumnya”, imbuh Sam Haning bersemangat. (Nyongky)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
RoteOnline Google Play
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top