Belu

Akses Jalan Menuju Fulan Fehan Perlu dihotmix

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

ATAMBUA,METROTIMOR.Com– Ruas Jalan transportasi darat menuju kawasan wisata Fulan Fehan di Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur perlu di aspal dan hotmix demi menghindari kecelakaan berlalulintas bagi pengguna sepeda motor beroda dua maupun beroda empat.
Pemerintah daerah setempat perlu tetapkan anggaran khusus bagi jalan tersebut. Mulai dari desa Maudemu dan desa Dirun menuju Fulan Fehan -serta Makes.
Jalan yang berbahaya di lokasi itu adalah tanjakan bukit Makes . Ini yang perlu diperlebar dan hotmix demi keselamatan para pengunjung baik pejalan kaki ataupun berkendaraan.
Demikin dikatakan anggota DPRD Belu dari Fraksi PDIP Dra. Aquilina Ili kepada Metrotimor.com melalui selulernya, di Atambua, Minggu (29/10/2017) sore.
Menurut Aquilina, Wisata Fulan Fehan sudah dikenal di dunia internasional. Dan, tentunya setiap waktu akan dikunjungi oleh wisatawan lokal dan manca negara untuk melihat serta menikmati indahnya alam Fulan Fehan itu. Nah, bagaimana mungkin para pengunjung rasa aman dan nyaman jika melihat jalan di sekitar lokasi Fulan Fehan yang memprihatinkan.
“Kita minta pemerintah daerah untuk segera perhatikan jalan tersebut. Dan buatkan portal di pintu masuk ke lokasi Fulan Fehan dan benteng Makes lapis tujuh itu. Dan siapkan kupon retribusi masuk kelokasi. Segera buatkan PERDAnya. Agar para pengunjung boleh tahu menjaga dan rawat lingkungan itu agar tetap bersih,” pinta Aquilina.
Selain Fulan Fehan, kata Aquilina, ada situs-situ bersejarah seperti benteng lapis tujuh Makes, benteng Kikit Gewen, Rasa Gomo,Hol Legul serta sejumlah obyek wisata lainnya yakni Balokama dan gunung Lakaan para pengunjung perlu perhatikan agar keasliannya tetap terjaga,” pinta lagi Aquilina ( anis ikun)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
RoteOnline Google Play
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top