Belu

Di TTU, Siswa SMP Perkosa Anak TK.

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

KEFAMENANU,METR0TIM0R.C0M—Nasip malang menimpa bunga nama samaran anak Taman Kanak-Kanak berumur 6 tahun diperk0sa siswa SMP kelas II bernama LSA pada 30 September 2017.
Korban dan pelaku beralamat di RT 01/RW 02, Desa Noebaun, Kecamatan Noemuti, Kabupaten TTU, NTT.
Kisahnya Pelaku menumpang tidur malam di rumah korban seusai pulang dari pesta larut malam 29 September 2017.

Keesok paginya om Okto korban membangunkan pelaku untuk pulang ke rumahnya untuk persiapkan diri ke sekolah. Pelaku sempat menolak untuk pulang ke rumahnya karena takut mamanya.
Okto pun langsung pergi ke tempat kerja.

Ketika itu pun korban dan neneknya serta pelaku sendirian di rumah. Di saat nenek ke luar rumah untuk meminta ubi di rumah tetangga , pelaku menggunakan kesempat bereaksi dengan korban.Pelaku gendong korban masuk ke kamar naik di atas tempat tidur dan membuka celana korban langsung memasukan burungnya ke dalam kemaluan korban,” kisah korban tanpa beban kepada Ketua PLBH Timor Adrianuas Magnus Kobesi, S.H .
Ketika nenek korbankembali dari rumah tetangga mendapat pelaku tengah melakukan aksi bejatnya di dalam kamar.Korban lari keluar dari kamar dalam keadaan telanjang sambil memegang burungnya (alat kemaluan) yang sementara tegang .Nenek korban bertanya apa itu seraya menunjuk ke arah kemaluan pelaku. Tetapi pelaku terus memagang burungnya karena tegang.
Korban mulai kisahkan semua kejadian itu pada neneknya bahwa pelaku memasukan kemaluannya ke dalam vaginanya . Sesaat kemudian pelaku melarikan diri tinggalkan korban dan nenek Theresian Ruan Sony .Korban dan nenek Theresia Ruan Sony langsung melaporkan peristiwa pemerkosaan itu kepada Polsek Noemuti dan saat itu Polsek menyarangkan agar melapor saja ke Polres TTU.
“Kami satu Minggu pergi bolak balik ke polisi tetapi hasil penangannya masih nihil oleh Polres TTU hingga kini,” tutur nenek Theresia.
Ketua PLBH TIMOR Adrianus Magnus Kobesi, SH kepada Metrotimor.com melalui WhatsAppnya ,Minggu ( 8/10/2017) siang meminta pihak Polres TTU untuk segera tangani kasus pemerkosaan ini dengan serius.
Menurut Kobesi, kasus pemerkosaan tersebut sangat meresahkan warga setempat. Oleh karenanya pihak penyidik Polres TTU perlu perhatian khusus karena pelaku juga anak dibawah umur. “Kita PLBH Timor akan mendampingi korban dalam proses hukum selanjutnya .Tetapi kita tunggu saja visum et repertum ,” tutur Kobesi (agust bobe)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
RoteOnline Google Play
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top