Berita Utama

Wow! Miniatur Sasando dan Ti’ilangga jadi Rebutan di Stand Pameran Rote Ndao

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

KUPANG, METROTIMOR.COM— Terdapat sebuah pemandangan yang mencengangkan pada Stand Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. Betapa tidak, Miniatur Sasando dan Ti’ilangga yang dipamerkan ludes diborong pengunjung.

Sepasang remaja, Andy dan Eka yang ditemui awak media saat berkunjung ke Stand Pemkab Rote Ndao, mengaku baru pertama kali mengunjungi lokasi pameran setelah dibuka, Kamis (10/8).

“Semua produk yang ada di stand ini bagus, sayangnya miniatur Sasando sudah habis, kalau kain tenunnya paling bagus dibanding yang lain”, ujar Andy sembari mencoba topi khas Rote.

“Lokasi pameran ini luas dan bagus tetapi sangat berdebu, bisa-bisa kita sakit setelah berkunjung kesini, kalau bisa dibikin bagus, misalnya dipasang Pafin atau sejenisnya biar tidak banyak debu”, imbuh Eka.

Andy dan Eka pose menggunakan topi khas Rote

Kepala Seksi Pengembangan Usaha, Dinas Koperasi Perindustrian dan perdagangan, kepada Metrotimor.com, Sabtu (12/8) mengatakan selaras dengan julukannya “Nusa Lontar”, maka pihaknya menyediakan produk aneka kerajinan tangan dan pangan lokal yang dominan berbahan dasar Lontar.

“Ada miniatur tiilangga dan sasando yang sudah habis terjual, ada juga tiilangga ukuran sedang dan besar, sasando besar, dan tondas (tas dari daun lontar)”, jelas Ria.

Selain aneka kerajinan tangan, Dikatakan Ria, ada aneka pangan lokal yang juga menggunakan Lontar sebagai bahan dasar.

“Olahan pangan yang kami siapkan juga kebanyakan berbahan dasar Lontar, ada Gula semut, gula air, gula lempeng, Lepa kelapa yang juga diolah dengan menggunakan gula, perlu diketahui bahwa semua olahan pangan yang kami siapkan tanpa bahan pengawet dan zat kimia berbahaya, semuanya natural dan lezat “, urai Ria.

Selain itu, disediakan kain tenun ikat berbagi motif khas Rote dan aneka produk kesehatan seperti minyak kayu putih dan virgin coconut oil (VCO).

“Semua produk kesehatan juga sangat berbeda karena diproses secara alamiah tanpa menggunakan bahan kimia”, ujar Ria.

Dijelaskan pula, minyak kayu putih dan VCO merupakan produk dari Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang ada di Kabupaten Rote Ndao.

“Ada 2 tempat pengolahan minyak kayu putih yakni di Oenitas dan Rote Timur, Sementara VCO atau minyak kelapa murni di produksi di Desa Inaoe dibawa komando Esau Malelak”, pungkasnya.

Pantauan Media, situasi pameran pembangunan hari ke-3 yang berkenaan dengan malam minggu sangat ramai. Jutaan manusia yang didominasi remaja memadati lokasi pameran baq lautan manusia. Ada yang berbelanja, ada yang menikmati berbagai permainan uji ketangkasan, ada pula yang sekadar memadu kasih di remangnya temaram lampu pameran. (Nyongky).

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
RoteOnline Google Play
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top