Berita Utama

Badai Telah Berlalu Namun Menyisahkan Kegelisahan di SMK Budi Luhur  

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Maumere, metrotimor.com– Hujan badai yang menyapu wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya kabupaten Sikka, bulan Februari lalu, sempat memporak-poranda gedung SMK Budi Luhur, dan meninggalkan kegelisah serta kebingungan yang mendalam bagi guru dan siswa .

Kepala Sekolah SMK Budi Luhur, Arbus Antonius, kepada awak media di kantornya, Sabtu (11/3/2017), memaparkan, kerugian yang dialami sekolah berkisar tiga ratusan juta rupiah.

“Bencana yang  terjadi 7 februari lalu, mengakibatkan 12 ruangan rusak berat”,  jelas Arbus.

Setelah musibah tersebut , lanjut Arbus, pihaknya telah menyampaikan laporan kepada Bupati, Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Sikka.

“Saat kami masih menanti tindak lanjut dari pemerintah yang katanya menunggu data korban bencana dari seluruh desa di kabupaten Sikka”, ungkap Arbus.

Selain itu, menurut Arbus, berbagai data yang diminta oleh dinas PPO provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan PPO kabupaten Sikka telah dilengkapi pihak sekolah namun sampai hari ini belum ada tindak lanjut.

“PPO  minta profil sekolah,  surat keterangan kepolisian dan kelurahan tentang bencana yang menimpa sekolah, dan kami sdh kirim”, jelas Arbus.

Hancurnya ruang belajar, tidak menjadi hambatan bagi guru dan murid SMK Budi Luhur melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

“Agar KBM tetap berjalan, kami gabung pada mata pelajaran yang sama, misalnya jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) digabung pada mata pelajaran umum, sementara pada mata pelajaran keahlian khusus untuk masing-masing jurusan, belajar di ruang praktek”, tandas Arbus.

Seorang  Siswa, Maria, (16), mengatakan mereka harus berdesak-desakan karena ketika mata pelajaran umum Ia dan teman-temannya dari jurusan perhotelan harus digabung dengan siswa jurusan TKR.

“Sebenarnya tidak nyaman belajar dalam kondisi seperti ini, tetapi mau bagaimana lagi, harus bisa dikondisikan menunggu bantuan untuk perbaikan sekolah kami agar kami bisa belajar dengan nyaman”, harap Maria.

Saat ini seluruh elemen SMK Budi Luhur, yakni kepala Sekolah, guru-guru dan siswa-siswi bersama Yayasan berharap pemerintah dapat membantu memperbaiki atap gedung lantai dua (2) yang hancur diterjang badai. (Nyongky).

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top