Belu

Mengharukan! Minim Dana, Pembangunan Gedung Gereja GMIT LUZ Macet

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Kupang, metrotimur.com– Dengan latar belakang ekonomi jemaat yang lemah, pembangunan gedung Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT)  LUZ di wilayah Fatukoa, Kota Kupang  sejak enam tahun silam, tak kunjung selesai.

Sungguh pemandangan yang memilukan. Terletak di pusat ibu kota provinsi Nusa Tenggara Timur, diapit megahnya gedung perkantoran yang menyilaukan, dan dikelilingi orang-orang bergelimang harta, tetapi “Rumah Tuhan” di wilayah kota Kupang ini berlumut di hantam hujan dan panas bertahun-tahun.

Pembangunan gedung gereja yang sudah berusia  68 Tahun tepat pada hari ini, minggu (5/03/17) hanya murni mengandalkan swadaya jemaat.

Acara syukuran ulang tahun gereja GMIT Fatukoa di pimpin Oleh Pdt. Elisa Matnay, mewakili ketua Sinode GMIT, Pdt. Dr. Mery L.Y. Kolimon.

Sangat disayangkan, dalam sambutannya, Pdt. Elisa Matnay, tidak sedikit pun menyinggung keadaan gedung gereja yang sangat membutuhkan donatur untuk kelanjutan pembangunan, entah karena tidak melihat kondisi bangunan yang tebengkalai atau pura-pura tidak melihat.

Yang ditekankan Matnay hanya berkisar pelayanan, Ia mengatakan usia Gereja Luz Fatukoa yang Ke 68 Tahun harus menjadi karya bagi orang lain,.

“kita harus menghasilkan buah-buah yang harus di nikmati oleh banyak orang, Gereja tidak cukup untuk panggil orang masuk surga, tapi ketekunan dalam Alkitab dan Pelayanan Gereja harus seimbang”, Kata Matnay.

Sementara itu Ketua Partai Gerindra NTT sekaligus Bakal Calon Gubernur NTT, Esthon Foenay, saat memberikan tanggapannya mengatakan memasuki Ulang Tahun yang ke 68 ini, semoga semua yang terbaik Tuhan anugerahkan.

“kita harus saling mendukung dan mendoakan di antara jemaat Luz Fatukoa. ” ungkap Esthon singkat tapi sarat makna.

Seorang pendiri Gereja GMIT Luz Fatukoa sekaligus  merupakan tokoh masyarakat di wilayah Luz fatukoa,  Eliza Asanab,  saat di wawancarai mengatakan pihaknya berterima kasih pada undangan yang hadir dan mendoakan jemaat GMIT LUZ Fatukoa.

“Gereja kami sudah tidak bisa lagi menampung Jemaat yang ada, apa lagi kalau ada jemaat dari luar, jadi sekarang kami sementara membangun untuk memperbesar lagi Gereja kami, kami sudah membangun gedung ini sejak tahun 2012, namun belum juga selesai,  kami masi sangat kesulitan dengan Dana yang ada.” papar Asanab.

Saat ini, Asanab berharap ada Donatur yang mau mengulurkan tangan membantu kelancaran pembangunan Gereja Luz Fatukoa, yang  hampir semua Jemaatnya merupakan jemaat yang tidak mampu.

“Mudah-mudahan Tuhan buka jalan dan ada yang mau membantu kami, sehingga di sisa umur kami ini, bisa kami nikmat gedung Gereja yang kami idam-idamkan, demi memuliakan sang pemilik hidup dan kehidupan”, harap Asanab. (Nyongky/tim).

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
RoteOnline Google Play
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top