Hukrim

Kisruh PIP, Para Kepsek Segera dipolisikan Relawan Jokowi

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Kupang, metrotimor.com– “Besok kami bersama orang tua siswa akan membuat laporan polisi ke Polda NTT, karena sudah ada bukti penyimpangan. Totalnya ada 80 SD, 20 SMP dan 20 SMA/SMK yang kami laporkan besok,” ungkap Ketua Jenggala Center NTT, John Richardo kepada sejumlah wartawan di sekretariat Jenggala centre NTT, Senin (30/1/2017)

Rencana menempuh jalur hukum terkait Kisruh dana PIP yang berlarut-larut ini oleh Tim relawan yakni Seknas Jokowi NTT dan Jenggala Center NTT telah menunjuk lima (5) orang   penasehat hukumnya mendampingi para relawan untuk melaporkan guru-guru ke Polda NTT, Selasa (1/2/2017) besok.

Selain para guru, tim relawan juga akan melaporkan oknun pegawai pemerintah Kota Kupang yang diduga terlibat dalam kisruh penahanan dana PIP. Tim relawan itu terdiri dari dua kelompok yakni, Non Litigasi yang diketuai, Rudy Tokan dan Litigasi dipimpin John Richardo.

Menurut John, pihaknya melakukan laporan polisi karena para guru dan oknum pemerintah Kota Kupang telah terbukti melakukan perbuatan melawan hukum.

Kornelis Kopong Sanga, salah satu penasehat hukum mengatakan, dana PIP tidak perlu diverifikasi lagi oleh pihak sekolah karena sudah diverifikasi oleh pihak kementerian melalui Surat Keputusan (SK)

“PIP itu sudah menjadi hak siswa karena nama siswa penerima bantuan sudah di verifikasi melalui SK oleh kementerian. Sehingga sekolah tidak perlu beralasan lagi,” ujar Kopong Sanga.

Ketua Tim penasehat hukum, Roy Rening, SH, MHum menambahkan, persoalan penahanan hak siswa ini merupakan persoalan nasional karena program PIP merupakan program presiden. Sehingga, jika ditahan berarti telah terjadi diskriminatif yang terstruktur oleh pemerintah Kota Kupang.

“Keputusan sudah final melalui SK dari kementerian sehingga tidak ada lagi verifikasi. Verifikasi bisa dilakukan untuk mencocokan nama siswa apakah siswa tersebut benar atau tidak. Kepentingan siswa jangan dipolitisasi,” tegas Stefanus.

Dia juga menghimbau agar gubernur NTT, Frans Lebu Raya segera mengambil alih persoalan ini karena jika tidak tidak akan menjadi momok di mata nasional. (Tim)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top