Ekbis

Naas! Lumba-lumba Mati Terdampar di Pantai Manikin Kupang

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

 

Kupang, metrotimor.com– Diduga terseret derasnya arus, seekor lumba-lumba yang merupakan salah satu mamalia laut  yang dilindungi negara terdampar dan meregang nyawa di pantai Manikin, Kelurahan Tarus, Kabupaten Kupang-NTT, Jumat (27/1/2017) pagi.

Lumba-lumba yang terdampar tersebut pertama kali ditemukan oleh Marthen Bentura (50) warga RT.1/RW.1 Manikin, Kelurahan Tarus saat hendak mencari kayu bakar di bibir pantai Manikin jam 6 pagi tadi.

“Beta kaget, mau pilih kayu dapa lihat ini ikan, beta liat bae-bae eh, ternyata ikan lumba-lumba, beta tahu ini ikan dilindungi makanya beta langsung kastau orang-orang biar ko pi lapor polisi”, ungkapnya dalam dialek Melayu Kupang.

Tak lama berselang, berita tentang Lumba-lumba terdampar menyebar sehingga warga di sekitar lokasi kejadian memadati pantai Manikin dimana sang Lumba-lumba terkapar.

Seperti yang diberitakan oleh mikannews.com, lumba-lumba tersebut berukuran cukup besar yakni panjang 10 jengkal, dengan diameter 7 jengkal orang dewasa.

Pantauan media ini, aparat Kepolisian Polsek Kupang Tengah sudah berada di lokasi. Masyarakat sekitar ramai-ramai berdatangan sekadar untuk menyaksikan ikan lumba-lumba yang terdampar dan sudah mati.

Kondisi air laut sekitar pantai Manikin terlihat keruh dan bergelombang cukup tinggi. Bisa dipastikan saat terdampar pagi tadi, luimba-lumba tersebut masih hidup pasalnya kondisi fisik tubuhnya masih segar dan tidak menebarkan bau busuk. (Nyongky/mikannews.com)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkini

To Top